Dinaspedia, OHM Academy- Dalam artikel ini kami akan memberikan informasi untuk kamu yang sedang mencari tahu tentang sekolah kedinasan, terdapat beberapa sekolah kedinasan yang poluler di Indonesia dan prospek kerjanya sangat memuaskan.
Sekolah kedinasan, yang juga dikenal sebagai perguruan tinggi berikatan dinas merupakan jalur pendidikan tinggi yang bertujuan menyiapkan mahasiswa agar mampu berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga ahli di lembaga pemerintahan. Artikel ini akan memaparkan daftar sekolah kedinasan paling diminati di Indonesia, disertai profil singkat dan prospek karier lulusan. Seluruh data dan informasi yang digunakan bersumber dari publikasi resmi dan rujukan terpercaya terbaru.
Sekilas Tentang Sekolah Kedinasan
Sekolah kedinasan adalah lembaga pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh kementerian atau instansi pemerintah, dan difokuskan untuk melahirkan tenaga kerja berkompeten guna memenuhi kebutuhan posisi di lingkungan pemerintahan. Kebanyakan sekolah kedinasan beroperasi dengan sistem ikatan dinas, yang memberikan fasilitas pembiayaan penuh bagi mahasiswa serta jaminan penempatan kerja sebagai CPNS setelah kelulusan. Akan tetapi, tidak semua sekolah menerapkan sistem tersebut. Beberapa di antaranya bersifat non-ikatan dinas, sehingga lulusannya harus mengikuti proses seleksi ASN reguler, meski kesempatan mereka untuk diterima tetap relatif tinggi.
Sekolah Kedinasan Terpopuler di Indonesia
Minat masyarakat untuk menempuh pendidikan di sekolah kedinasan terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Tren serupa juga terlihat pada 2025, di mana antusiasme para calon mahasiswa tercermin dari jumlah pendaftar yang menembus lebih dari 150 ribu orang di berbagai lembaga kedinasan di bawah naungan kementerian dan instansi pemerintah.
Menurut data yang dirilis oleh Kementerian PANRB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta sejumlah media nasional seperti Tirto.id dan Detik Edu (2025), terdapat beberapa sekolah kedinasan yang berhasil menarik perhatian terbesar dari para pendaftar. Popularitas lembaga-lembaga tersebut tidak lepas dari kualitas pendidikan yang unggul, pembiayaan yang ditanggung oleh negara, serta jaminan karier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi lulusannya.
Adapun beberapa seekolah kedinasan paling diminati di Indonesia pada tahun 2025 yaitu sebagai berikut:
| Peringkat | Nama Sekolah Kedinasan | Instansi Pembina | Perkiraan Jumlah Pendaftar | Fokus Bidang Keahlian |
| 1 | Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) | Kementerian Keuangan | ± 45.518 | Keuangan publik, akuntansi, dan perpajakan negara |
| 2 | Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) | Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) | ± 31.264 | Pemerintahan daerah, administrasi publik, dan kepemimpinan birokrasi |
| 3 | Sekolah Kedinasan di Bawah Kementerian Perhubungan | Kementerian Perhubungan | ± 28.493 | Transportasi darat, laut, udara, serta navigasi |
| 4 | Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) | BMKG | ± 18.858 | Meteorologi, klimatologi, dan geofisika |
| 5 | Politeknik Statistika STIS | Badan Pusat Statistik (BPS) | ± 15.869 | Statistik, data science, dan analisis kebijakan |
| 6 | Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) | Badan Intelijen Negara (BIN) | ± 7.563 | Intelijen, keamanan strategis, dan analisis nasional |
| 7 | Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) | Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) | ± 2.632 | Keamanan siber, enkripsi data, dan sandi negara |
Profil, Syarat dan Prospek Karier Sekolah Kedinasan Terpopuler
Melalui sistem pendidikan yang disiplin dan terarah, para taruna dibentuk menjadi calon aparatur profesional di berbagai bidang mulai dari keuangan, pemerintahan, statistik, hingga keamanan siber dan intelijen negara. Kenali lebih dekat profil, syarat, dan prospek karier dari beberapa sekolah kedinasan terbaik di Indonesia berikut ini:
- PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara)
- Profil
Sebagai sekolah kedinasan dengan jumlah pendaftar terbanyak setiap tahunnya, Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan paling bergengsi di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Kampus ini berfokus pada pembentukan tenaga profesional di bidang akuntansi pemerintahan, perpajakan, manajemen keuangan, serta kepabeanan dan cukai. Mahasiswa PKN STAN dididik untuk menjadi calon aparatur yang tidak hanya ahli dalam keuangan publik, tetapi juga memiliki integritas tinggi, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam mengelola keuangan negara. - Syarat dan Proses Seleksi
Untuk dapat menempuh pendidikan di PKN STAN, calon mahasiswa wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum berikut:- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Lulusan SMA/sederajat, baik tahun berjalan maupun maksimal satu tahun sebelumnya.
- Usia antara 17–21 tahun pada saat pendaftaran.
- Memenuhi nilai minimum rapor dan/atau hasil UTBK sesuai ketentuan panitia seleksi.
- Belum menikah serta bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
- Lulus seluruh tahapan seleksi, yang meliputi seleksi administrasi, tes akademik, tes kesehatan, wawancara, dan tes kebugaran.
- Proses penerimaan mahasiswa baru dilakukan secara nasional melalui portal resmi Sekolah Kedinasan (https://dikdin.bkn.go.id) yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) bekerja sama dengan Kementerian Keuangan.
- Prospek Karier
- Lulusan PKN STAN secara otomatis diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Keuangan. Mereka biasanya ditempatkan di berbagai direktorat, antara lain:
- Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
- Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)
- Direktorat Jenderal Anggaran (DJA)
- Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK)
- Gaji awal bagi lulusan berkisar pada golongan II/c hingga III/a, tergantung jenjang pendidikan yang ditempuh, dengan tambahan tunjangan kinerja yang relatif tinggi dibandingkan instansi pemerintah lainnya. Hal ini menjadikan PKN STAN sebagai salah satu sekolah kedinasan dengan jaminan karier dan kesejahteraan paling menarik di Indonesia.
- Profil
- IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri)
- Profil
Sebagai salah satu sekolah kedinasan tertua dan paling bergengsi di Indonesia, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) berperan penting dalam membentuk calon pamong praja yang berintegritas dan siap mengabdi di pemerintahan pusat maupun daerah. Lembaga ini berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan berfokus pada pendidikan yang menggabungkan aspek kepemimpinan, kedisiplinan, administrasi publik, serta etika birokrasi pemerintahan. Mahasiswa IPDN dikenal sebagai Praja tidak hanya dibekali pengetahuan akademik, tetapi juga dilatih melalui kehidupan berasrama dan sistem pendidikan semi-militer yang membentuk karakter disiplin dan tangguh. - Syarat dan Proses Seleksi
Untuk menjadi bagian dari IPDN, calon peserta didik harus memenuhi kriteria umum berikut:- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Lulusan SMA/sederajat, maksimal berusia 21 tahun pada tahun pendaftaran.
- Tinggi badan minimal: pria 160 cm, wanita 155 cm.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
- Tidak memiliki catatan pidana dan bebas narkoba.
- Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan melalui pemeriksaan kesehatan menyeluruh.
- Proses seleksi dilakukan secara nasional melalui portal resmi https://dikdin.bkn.go.id. Tahapan seleksinya meliputi administrasi, tes kompetensi dasar (SKD), tes psikologi, tes kesamaptaan jasmani, tes kesehatan, serta wawancara akhir.
- Prospek Karier
Setelah menyelesaikan pendidikan, lulusan IPDN secara otomatis diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemendagri atau di berbagai pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Mereka memiliki peluang besar meniti karier hingga ke posisi struktural strategis, seperti:- Camat,
- Sekretaris Daerah (Sekda),
- Kepala Dinas,
- Kepala Daerah (Bupati/Wali Kota) bagi yang terus berprestasi di jalur pemerintahan.
- Disiplin, kepemimpinan, dan loyalitas tinggi yang ditanamkan selama pendidikan membuat lulusan IPDN menjadi salah satu sumber daya manusia paling dicari di sektor pemerintahan.
- Profil
- STIS (Politeknik Statistika)
- Profil
Sebagai institusi pendidikan di bawah Badan Pusat Statistik (BPS), Politeknik Statistika STIS berperan dalam mencetak tenaga profesional di bidang statistik dan data sains. Mahasiswa STIS dibekali kemampuan mengolah, menganalisis, dan menafsirkan data secara ilmiah untuk mendukung pengambilan kebijakan berbasis bukti di berbagai sektor pembangunan nasional. - Syarat dan Seleksi
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Lulusan SMA/sederajat jurusan IPA tahun berjalan atau satu tahun sebelumnya.
- Usia maksimal 21 tahun saat pendaftaran.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
- Lulus seleksi nasional melalui portal https://dikdin.bkn.go.id yang mencakup tes administrasi, Tes Kompetensi Dasar (SKD), dan tes lanjutan oleh BPS.
- Prospek Karier
Sebagian besar lulusan STIS ditempatkan di BPS di seluruh Indonesia sebagai statistisi dan analis data. Selain itu, mereka juga banyak direkrut oleh kementerian, lembaga riset, universitas, hingga perusahaan swasta yang bergerak di bidang data science, ekonomi, atau teknologi informasi.
- Profil
- Poltekpin (Politeknik Pengayoman Indonesia)
- Profil
Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) merupakan sekolah kedinasan terbaru yang berada di bawah naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia. Lembaga pendidikan ini lahir dari penggabungan dua institusi kedinasan sebelumnya, yakni Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip). Pembentukan Poltekpin menjadi langkah strategis Kemenkumham untuk meningkatkan efisiensi dan mutu pendidikan vokasi di bidang hukum, pemasyarakatan, serta keimigrasian, sekaligus menyesuaikan sistem pembelajaran dengan kebutuhan sumber daya manusia yang profesional di era modern. Melalui integrasi ini, Kemenkumham berharap Poltekpin dapat menjadi pusat pengembangan aparatur hukum yang unggul, berkarakter, serta memiliki kompetensi global dalam mendukung pelayanan publik di sektor hukum dan hak asasi manusia. - Syarat dan Proses Seleksi Taruna Poltekpin
- Untuk menjadi taruna di Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin), calon peserta wajib memenuhi beberapa persyaratan umum yang telah ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), di antaranya:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Usia minimal 17 tahun dan maksimal 21 tahun pada tahun pendaftaran.
- Belum menikah serta bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
- Lulusan SMA/sederajat, dengan jurusan sesuai kebutuhan formasi.
Tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita. - Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, bebas narkoba, tidak bertato, dan tidak bertindik (untuk pria).
- Lulus seluruh tahapan seleksi nasional melalui portal resmi https://dikdin.bkn.go.id.
- Tahapan seleksi Poltekpin meliputi:
- Seleksi Administrasi,
- Tes Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem CAT BKN,
- Tes Fisik dan Kesehatan,
- Tes Psikologi dan Wawancara, serta
- Tes Kesamaptaan dan Integritas.
- Seluruh proses seleksi dilakukan secara terpadu, transparan, dan nasional, di bawah pengawasan Kemenkumham, BKN, dan Kementerian PANRB.
- Prospek Karier Lulusan Poltekpin
Lulusan Poltekpin secara otomatis akan diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan ditempatkan di berbagai unit kerja strategis di bawah Kementerian Hukum dan HAM, seperti:- Direktorat Jenderal Imigrasi,
- Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,
- Serta unit-unit teknis lain yang menangani bidang hukum, HAM, dan administrasi pemerintahan
- Dengan latar pendidikan yang menggabungkan kompetensi keimigrasian dan pemasyarakatan, lulusan Poltekpin memiliki fleksibilitas karier yang luas, baik di dalam negeri maupun di lingkungan diplomatik luar negeri. Jalur karier mereka dapat berkembang dari petugas lapangan dan analis kebijakan, hingga pejabat struktural, seperti Kepala Lapas, Kepala Kantor Imigrasi, Direktur di Kemenkumham, bahkan berpeluang menduduki posisi strategis dalam manajemen pemerintahan dan diplomasi hukum internasional.
- Profil
- STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
- Profil
Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) merupakan sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Lembaga ini berfokus pada pendidikan dan pelatihan di bidang sains atmosfer, iklim, serta dinamika bumi. Mahasiswa STMKG dididik untuk memahami fenomena alam seperti perubahan cuaca, iklim, serta aktivitas geofisika yang berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Melalui kombinasi pembelajaran teori, praktik lapangan, dan riset ilmiah, STMKG membentuk lulusan yang siap berkontribusi dalam pengelolaan dan analisis data meteorologi untuk mendukung keselamatan dan pembangunan nasional. - Syarat dan Tahapan Seleksi
Untuk menjadi taruna STMKG, calon peserta wajib memenuhi sejumlah ketentuan yang telah ditetapkan oleh BMKG dan BKN, di antaranya:- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Usia maksimal 21 tahun pada tahun pendaftaran.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
- Lulusan SMA/sederajat jurusan IPA.
- Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, serta memiliki penglihatan dan pendengaran normal.
- Pendaftaran dilakukan secara nasional melalui portal resmi https://dikdin.bkn.go.id.
- Tahapan seleksi meliputi:
- Seleksi administrasi,
- Tes Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem CAT BKN,
- Tes akademik (Matematika, Fisika, Bahasa Inggris),
- Tes kesehatan dan kesamaptaan, serta
- Psikotes dan wawancara.
- Prospek Karier Lulusan STMKG
Lulusan STMKG akan diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan ditempatkan di BMKG di seluruh wilayah Indonesia. Mereka berperan sebagai ahli meteorologi, klimatologi, atau geofisika yang bertanggung jawab dalam analisis data cuaca, prakiraan iklim, serta pemantauan aktivitas seismik dan atmosfer. Selain bertugas di BMKG, lulusan STMKG juga memiliki peluang karier luas di berbagai sektor strategis seperti:- Penerbangan dan navigasi udara,
- Industri energi dan kelistrikan,
- Lingkungan hidup dan pertanian,
- Mitigasi bencana alam, hingga
- Riset dan pendidikan.
- Dengan keahlian yang sangat dibutuhkan di era perubahan iklim global, profesi lulusan STMKG menjadi salah satu yang paling relevan dan dibutuhkan oleh negara.
- Profil
- STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara
- Profil
Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) merupakan perguruan tinggi kedinasan yang dikelola langsung oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Lembaga ini memiliki peran strategis dalam mencetak calon perwira intelijen profesional yang siap menjaga keamanan dan kepentingan nasional. Kurikulum di STIN dirancang secara terpadu, meliputi analisis strategis, teknologi informasi, psikologi intelijen, hingga manajemen risiko nasional. Mahasiswa STIN tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga dilatih secara fisik dan mental agar mampu beradaptasi dengan tuntutan dunia intelijen yang dinamis. - Syarat Pendaftaran STIN 2025
Untuk menjadi taruna STIN, calon peserta harus memenuhi beberapa persyaratan berikut:- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Usia minimal 17 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pendaftaran.
- Lulusan SMA/sederajat, baik dari jurusan IPA maupun IPS.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
- Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, serta bebas narkoba.
- Tidak memiliki catatan pidana dan berkelakuan baik (dibuktikan dengan SKCK)
- Tidak bertato atau bertindik (bagi laki-laki), serta siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia setelah lulus.
- Seleksi dilakukan melalui portal resmi https://dikdin.bkn.go.id dengan tahapan:
- Seleksi administrasi
- Tes Kompetensi Dasar (SKD) berbasis CAT BKN
- Tes akademik dan psikologi
- Tes kesehatan dan kesamaptaan jasmani
- Wawancara dan pantauan akhir (pantukhir)
- Prospek Karier Lulusan STIN
Lulusan STIN memiliki jalur karier yang sangat menjanjikan di bidang intelijen dan keamanan nasional. Setelah lulus, mereka akan langsung diangkat menjadi ASN di lingkungan Badan Intelijen Negara (BIN). - Berikut prospek karier utamanya:
- Analis Intelijen (Bertugas mengumpulkan dan menganalisis informasi strategis yang berkaitan dengan keamanan nasional).
- Perencana Strategi Intelijen (Menyusun kebijakan, rencana aksi, dan strategi mitigasi ancaman di berbagai bidang).
- Spesialis Keamanan Siber (Menangani perlindungan data dan sistem informasi negara dari ancaman siber).
- Diplomat Intelijen (Ditempatkan di luar negeri untuk misi diplomatik dan pengumpulan informasi strategis).
- Peneliti dan Pengembang Intelijen (Mengkaji isu-isu keamanan, pertahanan, dan geopolitik guna mendukung kebijakan negara).
- Lulusan STIN biasanya ditempatkan pada Golongan II/c hingga III/a ASN, dengan kesempatan pengembangan karier hingga jenjang kepemimpinan tinggi di BIN maupun lembaga strategis pemerintah.
- Profil
- Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)
- Profil
PolitekniAk Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) merupakan sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Lembaga ini menjadi pusat pendidikan unggulan di bidang keamanan informasi, kriptografi, dan teknologi siber nasional. Mahasiswa Poltek SSN dididik untuk menjadi tenaga profesional yang mampu mendeteksi, mencegah, dan menanggulangi ancaman digital, sekaligus melindungi sistem data dan jaringan pemerintah dari serangan siber. Kurikulumnya menekankan pada perpaduan antara teori keamanan siber, praktik kriptografi, manajemen risiko digital, serta penguatan karakter bela negara. - Syarat dan Proses Seleksi
Untuk bisa diterima di Poltek SSN, calon taruna harus memenuhi ketentuan umum berikut:- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Usia maksimal 21 tahun dan minimal 17 tahun pada saat pendaftaran.
- Lulusan SMA/sederajat jurusan IPA.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani pendidikan.
- Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, bebas narkoba, dan tidak memiliki catatan kriminal.
- Tidak bertato dan tidak bertindik (bagi pria).
- Siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia setelah lulus.
- Seleksi dilakukan melalui portal resmi https://dikdin.bkn.go.id dengan tahapan berikut:
- Seleksi administrasi dan verifikasi berkas
- Tes akademik (Matematika, Fisika, dan Logika Informatika)
- Tes psikologi dan wawancara
- Tes kesehatan dan kesamaptaan jasmani (lari, push-up, sit-up, serta pengukuran postur tubuh)
- Prospek Karier Lulusan Poltek SSN
Setelah menyelesaikan pendidikan, lulusan Poltek SSN secara langsung akan diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan ditempatkan di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) maupun instansi pemerintah lain yang memerlukan tenaga ahli di bidang keamanan digital - Beberapa peluang karier yang dapat dijalani antara lain:
- Ahli Keamanan Siber (Cyber Security Analyst)
Bertanggung jawab dalam melindungi jaringan dan sistem pemerintah dari ancaman siber. - Spesialis Kriptografi
Mengembangkan sistem enkripsi dan perlindungan data rahasia negara. - Analis Forensik Digital
Melakukan investigasi terhadap pelanggaran atau serangan siber yang terjadi pada sistem informasi negara. - Perancang Infrastruktur Keamanan Informasi
Mengembangkan kebijakan, sistem, dan teknologi untuk menjaga stabilitas keamanan siber nasional. - Konsultan Keamanan Digital Pemerintah
Memberikan pendampingan teknis pada kementerian/lembaga terkait tata kelola keamanan data dan siber.
- Ahli Keamanan Siber (Cyber Security Analyst)
- Profil
Dengan meningkatnya ancaman kejahatan digital dan kebutuhan akan perlindungan data negara, lulusan Poltek SSN memiliki prospek karier yang sangat cerah dan menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan informasi nasional. Sekolah kedinasan adalah gerbang impian bagi generasi muda yang ingin membangun karier sekaligus berkontribusi langsung untuk bangsa sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan pendidikan yang disiplin, terstruktur, dan jaminan karier setelah lulus, tak heran jika setiap tahun ribuan pelajar berlomba-lomba menembus seleksi sekolah kedinasan demi meraih masa depan cemerlang di dunia pemerintahan.
Tapi jangan salah, di balik prestise dan peluang emas itu, perjalanan menuju bangku sekolah kedinasan penuh tantangan. Dibutuhkan persiapan matang, konsistensi belajar, serta stamina fisik dan mental yang prima. Makanya, mengenal lebih dalam profil, persyaratan, dan prospek karier tiap sekolah menjadi langkah awal yang penting agar kamu bisa memilih jalur yang pas, sesuai passion, potensi, dan cita-cita besarmu.
Rerefensi:
Badan Intelijen Negara (BIN). (2025). Profil Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN). Diakses melalui https://stin.ac.id
Badan Kepegawaian Negara (BKN). (2025). Portal Pendaftaran Sekolah KedinasanNasional. Diakses melalui https://dikdin.bkn.go.id
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (2025). Profil Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika(STMKG). Diakses melalui https://stmkg.ac.id
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). (2025). Profil Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN). Diakses melalui https://poltekssn.ac.id
Detik Edu. (2025, Mei). Daftar Sekolah Kedinasan dengan Peminat Tertinggi Tahun 2025. Diakses dari https://www.detik.com/edu
Jogja Education Center. (2025). Penerimaan Calon Taruna STMKG Tahun 2025. Diakses dari https://www.jogjaeducationcenter.com
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham). (2025). Informasi Resmi Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin). Diakses melalui https://www.kemenkumham.go.id
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). (2025). Informasi Resmi Penerimaan Sekolah Kedinasan Tahun 2025. Diakses melalui https://www.menpan.go.id
Liputan6.com. (2025, April 16). Kesempatan Emas Lulus Kuliah Langsung Jadi ASN BMKG, Begini Syarat Pendaftarannya. Diakses dari https://www.liputan6.com Tirto.id. (2025, April 22). Sekolah Kedinasan Pendaftar Terbanyak 2025, Mana yang Terketat? Diakses dari https://tirto.id/sekolah-kedinasan-pendaftar-terbanyak-2025-mana-yang-terketat-heJX

