Raih Nilai Maksimal di Psikotes TNI–Polri dengan Latihan Efektif

Master Soal, OHM Academy- Dalam artikel master soal ini kami akan memberikan startegi efektif dalam upaya meraih nilai maksimal psikotes dan memberikan beberapa contoh soal latihan yang bisa kamu pelajari sebelum mengikuti proses seleksi. Karena mengikuti proses seleksi TNI–Polri merupakan tantangan yang tidak mudah dan memerlukan lebih dari sekadar kemampuan akademik. Calon peserta diuji tidak hanya pada kemampuan berpikir, tetapi juga ketahanan mental, karakter, dan kemampuan menyesuaikan diri dalam menghadapi tekanan. Psikotes menjadi salah satu tahap penting yang menentukan apakah kamu dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Dengan persiapan yang matang, latihan yang terstruktur, dan strategi yang tepat, tantangan ini bisa diubah menjadi kesempatan untuk meraih hasil maksimal dan menunjukkan kesiapan sebagai calon anggota TNI–Polri.

Peran Krusial Psikotes dalam Seleksi TNI–Polri
Psikotes merupakan salah satu tahapan utama dalam proses seleksi masuk TNI dan Polri. Tes ini tidak diselenggarakan hanya sebagai prosedur tambahan, melainkan sebagai sarana untuk menilai kesiapan mental dan kondisi psikologis setiap calon peserta. Melalui psikotes, tim seleksi dapat melihat gambaran kecerdasan, kepribadian, kemampuan menyesuaikan diri, kestabilan emosi, serta sikap dan perilaku kerja yang dimiliki calon anggota.

Dalam pelaksanaannya, psikotes mencakup berbagai aspek kemampuan. Peserta akan diuji daya pikir logis dan verbal, ketepatan serta kecepatan dalam menyelesaikan masalah, hingga kualitas karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, rasa percaya diri, dan kekuatan mental saat berada di bawah tekanan. Bentuk soal yang dihadirkan pun tidak terbatas pada tes kecerdasan atau perhitungan angka semata. Psikotes juga melibatkan soal logika visual, penalaran abstrak, serta tes kepribadian dan psikologi yang dirancang untuk menggali potensi, sikap, dan karakter peserta secara lebih menyeluruh.

Dengan peran yang begitu besar, hasil psikotes kerap menjadi faktor penentu kelulusan ke tahap seleksi berikutnya. Oleh karena itu, persiapan yang matang dan terarah menjadi hal yang wajib dilakukan oleh setiap calon peserta yang ingin meningkatkan peluang lolos seleksi TNI–Polri.

Jenis Soal yang Sering Muncul dan Aspek yang Diukur
Menurut berbagai panduan seleksi TNI–Polri, jenis soal dan aspek yang biasanya diujikan antara lain:

Jenis Tes PsikotesAspek yang Dinilai
Tes logika dan aritmatika (deret angka, perbandingan, soal hitung)Kemampuan berpikir analitis, kecepatan memahami masalah, dan ketepatan dalam mengambil keputusan
Tes kemampuan verbal (sinonim, antonim, analogi, padanan kata)Penguasaan bahasa, pemahaman makna, serta kemampuan penalaran verbal
Tes logika abstrak dan visual (pola gambar, deret gambar)Kemampuan berpikir nonverbal, pengenalan pola, dan tingkat ketelitian visual
Tes Intelegensi (IQ) (Army Alpha / CFIT (Culture Fair Intelligence Test biasanya melalui kombinasi soal-soal berbasis bahasa (verbal), angka (numerik), dan gambar atau pola (figural)). 
Tes kepribadian dan psikologi (kuesioner kepribadian, tes motif, stabilitas emosi)Karakter, integritas, loyalitas, pengendalian emosi, serta kesesuaian kepribadian dengan tugas TNI–Polri

Karena cakupannya luas seperti itu, persiapan tidak bisa hanya mengandalkan “otak hitung cepat” mental dan karakter juga sangat diperhitungkan.

Strategi Latihan Efektif untuk Mencapai Hasil Maksimal
Agar siap menghadapi psikotes TNI–Polri, persiapan tidak cukup dilakukan secara instan. Dibutuhkan strategi latihan yang tepat sehingga kesiapan peserta terbentuk secara menyeluruh, baik dari sisi kemampuan mengerjakan soal, kondisi mental, maupun fisik.

  1. Mengenali Jenis Soal dan Tujuan Pengujiannya
    Langkah awal yang penting adalah memahami terlebih dahulu jenis-jenis soal yang umum muncul dalam psikotes TNI–Polri. Soal tersebut meliputi logika, kemampuan verbal, aritmatika, penalaran gambar, hingga tes kepribadian dan psikologi. Dengan memahami karakter dan tujuan setiap tes, proses belajar menjadi lebih terarah dan tidak dilakukan secara acak.
  2. Melatih Soal Secara Konsisten dan Terencana
    Latihan sebaiknya dilakukan secara rutin dengan variasi soal yang beragam, seperti deret angka, analogi kata, logika visual, dan soal cerita. Kebiasaan berlatih secara konsisten akan membantu meningkatkan kecepatan berpikir dan ketepatan dalam menjawab. Selain itu, penting untuk membiasakan diri mengerjakan soal dalam batas waktu tertentu agar terbiasa menghadapi tekanan saat ujian sesungguhnya.
  3. Memperkuat Mental dan Pengendalian Emosi
    Kesiapan mental memegang peranan besar dalam psikotes. Peserta perlu melatih diri agar tetap tenang, percaya diri, dan fokus saat menghadapi soal sulit. Kemampuan mengendalikan emosi dan tetap berpikir jernih di bawah tekanan sangat dibutuhkan, karena psikotes sering kali menguji ketahanan mental selain kemampuan intelektual.
  4. Menjaga Keseimbangan antara Fisik dan Istirahat
    Walaupun fokus utama adalah psikotes, kondisi fisik tidak boleh diabaikan. Tubuh yang sehat dan cukup istirahat akan membantu menjaga konsentrasi, daya tahan, dan kestabilan emosi selama proses tes. Persiapan yang seimbang antara belajar dan istirahat akan memberikan hasil yang lebih optimal.
  5. Berlatih dengan Soal yang Sesuai Standar Tes
    Gunakan contoh soal dan materi latihan yang memiliki format serupa dengan psikotes TNI–Polri. Dengan membiasakan diri pada pola soal yang umum digunakan baik tes logika, verbal, aritmatika, maupun kepribadian peserta dapat mengurangi rasa canggung dan lebih siap saat menghadapi ujian sebenarnya.

Kesalahan Umum yang Sering Menyebabkan Gagal
Banyak peserta gagal karena meremehkan persiapan mental dan kepribadian, dengan anggapan bahwa kemampuan akademik saja sudah cukup. Padahal, aspek karakter, integritas, dan stabilitas emosi memiliki peran besar dalam penilaian. Kesalahan lain yang sering terjadi adalah belajar tanpa memahami konsep soal, kurang berlatih manajemen waktu, serta mengabaikan kondisi fisik dan psikologis seperti kelelahan, kurang tidur, dan stres.

Mindset dan Sikap yang Perlu DimilikiPeserta perlu memiliki niat yang serius dan komitmen kuat dalam mengikuti psikotes. Konsistensi dalam latihan, kedisiplinan menjaga kesehatan, serta kejujuran dalam menjawab tes kepribadian sangat penting. Selain itu, kemampuan beradaptasi, mengendalikan emosi, dan tetap fokus di bawah tekanan menjadi faktor penentu keberhasilan.

Contoh Soal Psikotes dan Pembahasannya.

Soal 1 (Verbal Analogi)

Metafora : Kiasan = … : ….

  1. Eufemisme : Ungkapan halus
  2. Alegori : Simbolik
  3. Ironi : Satire
  4. Hiperbola : Berlebihan
  5. Parafrase : Menyampaikan ulang

Jawaban: B.
Pembahasan: Hubungan pada soal ini adalah jenis gaya bahasa dan makna atau sifatnya. Metafora adalah bentuk kiasan, sama seperti alegori adalah bentuk simbolik. Pilihan lain kurang tepat karena sifatnya tidak langsung sejajar dengan metafora.

Soal 2( Deret Angka)
1024, 2048, 4096, 8192, … ?

  1. 12288
  2. 16384
  3. 20480
  4. 32768
  5. 4096

Jawaban: B
Pembahasan:

Soal 3(Aritmatika)
Seorang pedagang membeli 750 kg beras seharga Rp12.450 per kg. Ia menjual 1/5 dari total dengan harga Rp13.500 per kg, sisanya Rp13.000 per kg. Berapa keuntungan total pedagang?

  1.  Rp112.500
  2. Rp350.000
  3. Rp487.500
  4. Rp255.000
  5. Rp625.000

Jawaban: C.
Pembahasan:

  • Total modal = 750×12.450=Rp9.337.500
  • Dijual 1/5 = 150 kg ×13.500=Rp2.025.000
  • Sisa 600 kg ×13.000=Rp7.800.000
  • Total penjualan=2.025.000 + 7.800.000 = Rp9.825.000
  • Keuntungan = 9.825.000 – 9.337.500=Rp487.500

Soal 4 (Perbandingan Berbalik Nilai)
Seorang buruh dapat mengecat tembok sendirian dalam 10 hari. Jika dua buruh lain bergabung, waktu yang dibutuhkan menjadi 4 hari. Berapa hari yang dibutuhkan dua buruh tambahan bekerja sendirian jika produktivitas sama?

  1. 6 hari
  2. 6,89 hari
  3.  6,67hari
  4.  7,9hari
  5. 10 hari

Jawaban: C.
Pembahasan:

  • Buruh 1:1101: \frac{1}{10}per hari, total 3 buruh → per hari
  • Maka, dua buruh tambahan: 14110=320 \frac{1}{4} – \frac{1}{10} = \frac{3}{20\ }per hari
  • Waktu = 1÷(320 )=320 6,671 ÷ (\frac{3}{20\ }) =\frac{3}{20\ }≈ 6,67hari

Latihan Soal, Ayo Kerjakan!

Soal 1 (Verbal Analogi)

Otak : Neurotransmiter = Jantung : ….

  1. Oksigen
  2. Darah
  3. Arteri
  4. Ventrikel
  5. Pulsa

Soal 2 (Deret Angka)

1234, 2468, 4936, 9872, …?

  1. 19740
  2. 19744
  3. 19750
  4. 19760
  5. 19768

Soal 3 (Aritmatika)

Seorang pedagang membeli 850 kg beras seharga Rp12.350/kg. Ia menjual  dari total dengan harga Rp13.500/kg, sisanya Rp13.000/kg. Berapa keuntungan total pedagang?

  1. Rp210.000
  2. Rp120.000
  3. Rp 658.750
  4. Rp330.000
  5. Rp450.000

Soal 4 (Perbandingan Berbalik Nilai)

Dua pompa, P dan Q, dapat mengisi tangki masing-masing 12 jam dan 16 jam. Jika keduanya bekerja bersamaan, berapa lama waktu yang dibutuhkan?

  1. 6 jam
  2. 6,5 jam
  3. 7 jam
  4. 7,2 jam
  5. 7,5 jam

Mengikuti psikotes TNI–Polri jelas menantang, namun sama sekali bukan hal yang tidak mungkin. Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan semata, melainkan juga oleh metode latihan yang efektif, kesiapan mental, dan disiplin dalam berlatih. Dengan mempelajari pola soal, melatih kemampuan verbal, numerik, dan logika, serta menguatkan karakter dan kemampuan mengendalikan diri, setiap calon memiliki kesempatan untuk meraih nilai optimal dan lolos seleksi.

Mulailah mempersiapkan diri sejak sekarang latihan secara terstruktur, konsisten, dan percayalah pada kemampuanmu sendiri. Dalam seleksi TNI–Polri, ketahanan mental dan strategi yang tepat sering kali menjadi faktor penentu keberhasilan.

Bersiaplah lebih dari sekadar mengerjakan soal; bentuk dirimu menjadi calon anggota yang siap, tangguh, dan berkualitas. Setiap latihan yang kamu lakukan hari ini adalah investasi berharga untuk kesuksesan di masa depan.

Referensi:
Anandahuahin.com. (n.d.). Jenis-jenis psikotes yang sering muncul di tes POLRI dan TNI. Diakses dari https://anandahuahin.com/jenis-jenis-psikotes-yang-sering-muncul-di-tes-polri-dan-tni/
Blitar Kawentar. (2025). Psikotes Polri 2025: Bocoran jenis soal yang paling sering muncul di tes psikologi Bintara dan Akpol. Diakses dari https://blitarkawentar.jawapos.com/nasional/2276811949/psikotes-polri-2025-bocoran-jenis-soal-yang-paling-sering-muncul-di-tes-psikologi-bintara-dan-akpol
Casis.or.id. (n.d.). 100+ soal psikologi Polri + pembahasan kisi-kisi terbaru. Diakses dari https://casis.or.id/soal-psikologi-polri/
Casis.or.id. (n.d.). 100+ soal psikotes TNI AD AL AU + kisi-kisi kunci jawaban. Diakses dari https://casis.or.id/soal-psikotes-bintara-tni/
LokerPintar.id. (2021, Agustus 24). Latihan soal psikotes TNI Polri gratis – Apa saja isi dari tes psikologi TNI dan Polri?. Diakses dari https://lokerpintar.id/2021/08/24/latihan-soal-psikotes-tni-polri/
Psikotes Kerja. (2025, April 26). Uji keahlianmu dengan contoh soal psikotes TNI–Polri yang tepat!. Diakses dari https://psikoteskerja.id/2025/04/26/contoh-soal-psikotes-tni-polri/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top