Learning Zone, OHM Academy- Dalam artikel Learning Zone ini kami akan membahas tentang pelajaran ilmu sosial yang ada dalam kehidupan sehari-hari, bermula dari sekolah sampai ke lingkungan masyarakat.
Ilmu ekonomi termasuk dalam cabang ilmu sosial yang mengkaji bagaimana manusia bertindak dan mengambil keputusan untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup yang jumlahnya tidak terbatas, sementara sumber daya yang tersedia bersifat terbatas. Berdasarkan buku teks resmi Ekonomi SMA yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), kajian ekonomi tidak hanya berfokus pada teori dan konsep semata, tetapi juga menekankan pemahaman terhadap berbagai peristiwa dan aktivitas ekonomi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, pembelajaran ekonomi di sekolah perlu dihubungkan dengan realitas kehidupan sosial masyarakat agar peserta didik mampu memahami serta menerapkan konsep ekonomi secara konkret. Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga terlatih untuk berpikir kritis dalam menganalisis dan menyelesaikan permasalahan ekonomi yang ada di lingkungan sekitarnya.
- Ekonomi Sebagai Ilmu Sosial dan Realitas Kehidupan Sehari-Hari
Ilmu ekonomi merupakan bagian dari ilmu sosial yang mempelajari cara manusia menentukan pilihan serta memanfaatkan sumber daya yang jumlahnya terbatas untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya. Di kurikulum pendidikan, mata pelajaran ekonomi tidak hanya membahas konsep teoretis seperti produksi, permintaan, penawaran, dan distribusi, tetapi juga dikaitkan dengan berbagai peristiwa ekonomi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Konsep-konsep tersebut digunakan untuk memahami dan menganalisis perilaku ekonomi individu, keluarga, kelompok masyarakat, hingga negara dalam kondisi sosial ekonomi yang nyata.
Dalam proses pembelajaran, sumber resmi pendidikan menegaskan bahwa ilmu ekonomi mengkaji berbagai kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Penekanan ini selaras dengan standar kompetensi pendidikan yang mengaitkan aktivitas ekonomi di lingkungan masyarakat dengan materi ekonomi yang dipelajari di sekolah - Peran Pendidikan Ekonomi di Sekolah
Pendidikan ekonomi di sekolah bertujuan agar peserta didik tidak sekadar menghafal konsep-konsep ekonomi, tetapi mampu mengaitkan teori yang dipelajari dengan kondisi nyata dalam kehidupan masyarakat. Sebagai contoh, dalam mempelajari konsep kebutuhan dan kelangkaan, siswa diarahkan untuk memahami bagaimana individu menentukan prioritas dalam memilih barang atau jasa ketika sumber daya terbatas, seperti pengelolaan uang saku, perencanaan anggaran rumah tangga, atau pengambilan keputusan dalam usaha kecil di lingkungan sekitar.
Selain itu, kurikulum dan buku ekonomi juag menekankan pentingnya pemahaman terhadap berbagai fenomena ekonomi yang terjadi di lingkungan terdekat peserta didik. Fenomena tersebut mencakup aktivitas para pelaku ekonomi, seperti rumah tangga, perusahaan, dan koperasi. Pemahaman ini membantu siswa mengenali serta memahami konsep produksi, distribusi, konsumsi, kebutuhan, dan pilihan ekonomi yang secara langsung mereka jumpai dan alami dalam kehidupan sosial masyarakat. - Menghubungkan Pembelajaran dengan Kehidupan Sosial
Pembelajaran ekonomi yang efektif merupakan pembelajaran yang mampu mengaitkan kondisi nyata kehidupan masyarakat dengan proses belajar di kelas, sekaligus mendorong siswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah dalam kehidupan sehari-hari. Prinsip ini menegaskan bahwa proses belajar tidak hanya bersumber dari buku teks, tetapi juga dari hasil pengamatan, pengalaman langsung, serta interaksi sosial yang dialami peserta didik.
Dalam kehidupan masyarakat, peserta didik dapat mengamati secara langsung penerapan konsep dan teori ekonomi dalam skala yang lebih luas. Untuk memahami kondisi ekonomi masyarakat secara nyata, pembelajaran ekonomi sering memanfaatkan data resmi yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Data tersebut membantu siswa melihat gambaran riil tentang aktivitas dan permasalahan ekonomi yang terjadi di masyarakat. - Contoh Dalam Kehidupan Masyarakat
- Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
Pelaku usaha seperti pedagang makanan, penjahit, maupun penjual daring merupakan contoh pelaku ekonomi yang melakukan kegiatan produksi dan distribusi. Melalui aktivitas tersebut, siswa dapat mempelajari konsep kewirausahaan serta memahami peran penting UMKM dalam mendukung perekonomian nasional. - Kenaikan harga barang kebutuhan pokok
Ketika harga barang seperti beras atau minyak goreng mengalami kenaikan, dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kondisi ini dapat dijadikan contoh nyata untuk memahami konsep inflasi yang dipelajari dalam pembelajaran ekonomi di sekolah. - Gotong royong
Kegiatan gotong royong dalam pembangunan fasilitas umum mencerminkan prinsip ekonomi sosial, yaitu kerja sama antaranggota masyarakat untuk mencapai kesejahteraan bersama.
- Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
- Manfaat Pembelajaran Ekonomi Berbasis Kehidupan Sosial
Pembelajaran ekonomi yang dihubungkan dengan kehidupan sosial memberikan berbagai manfaat, antara lain:
- Meningkatkan kemampuan berpikir kritis, karena siswa mampu menganalisis permasalahan ekonomi yang terjadi di lingkungan sekitarnya.
- Melatih kemampuan pengambilan keputusan, sehingga siswa dapat memilih alternatif terbaik sesuai dengan kondisi dan keterbatasan yang ada.
- Meningkatkan literasi keuangan, dengan memahami cara mengelola uang dan sumber daya secara efektif dan bijaksana.
- Membentuk sikap tanggung jawab, karena setiap keputusan ekonomi yang diambil tidak hanya mempertimbangkan kepentingan pribadi, tetapi juga dampaknya terhadap lingkungan sosial.
Ilmu ekonomi tidak sekadar dipandang sebagai sekumpulan teori dan konsep yang dipelajari di ruang kelas, melainkan sebagai bidang ilmu yang membantu peserta didik memahami berbagai fenomena ekonomi yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Ketika pembelajaran ekonomi dikaitkan dengan kondisi sosial yang nyata, siswa dapat mengamati secara langsung bagaimana konsep-konsep ekonomi diterapkan dalam beragam aktivitas yang berlangsung di tengah masyarakat.
Melalui pembelajaran ekonomi yang bersifat kontekstual dan berlandaskan kehidupan sosial, peserta didik tidak hanya memperoleh pemahaman akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan dalam mengambil keputusan, serta sikap bertanggung jawab saat menghadapi persoalan ekonomi. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepekaan siswa terhadap kondisi sosial ekonomi di lingkungan sekitar, sehingga mereka mampu berperan aktif sebagai individu yang cermat, bijaksana, dan bertanggung jawab dalam kegiatan ekonomi.
Oleh karena itu, pembelajaran ekonomi yang berlangsung sejak di sekolah hingga diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat menjadi sarana penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya menguasai teori ekonomi, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara nyata guna mendorong terciptanya kesejahteraan bersama.
Referensi:
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Firmansyah, Herlan, and Dani Ramdani, Ilmu Pengetahuan Sosial Untuk Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Kelas VIII (Jakarta: Pusat Pembukuan Depertemen Pendidikan Nasional Tahun 2009, 2009)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Buku Siswa Ekonomi SMA/MA Kelas X. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kemendikbudristek.
Rahayu, Sri, Eeng Ahman, Nofriansyah, and Dkk, PENDIDIKAN EKONOMI Di ERA DIIGITAL DAN GLOBAL (Jawa Tengah: PT Media Pustaka Indo, 2025)


