Master Soal, OHM Academy- Dalam artikel ini kami akan membahas tentang materi Tes Wawasan Kebangsaan mulai dari materi dan contoh soal, cocok untuk kamu yang ingin menghadapi tes masuk sekolah kedinasan.
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dirancang untuk mengukur pemahaman peserta terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Materi ini tidak hanya menilai kemampuan menghafal konsep, tetapi juga menekankan pada kemampuan peserta dalam memahami serta menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum, TWK mencakup beberapa pilar utama yang menjadi fondasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu nasionalisme, integritas, bela negara, Pancasila, NKRI dan Bahasa Indonesia. Dalam artikel kali ini fokus utama pembahasan materi dan latihan soal mengenai nasionalisme yang akan dibahas berikut ini.
Nasionalisme merupakan nilai fundamental yang memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagi Indonesia yang dikenal sebagai negara dengan keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa, nasionalisme menjadi perekat yang menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat. Tanpa adanya semangat nasionalisme yang kuat, suatu bangsa berpotensi menghadapi konflik, perpecahan, bahkan kehilangan identitas nasionalnya.
- Pengertian Nasionalisme
Nasionalisme dapat dimaknai sebagai sikap cinta dan rasa memiliki terhadap tanah air, bangsa, dan negara yang diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga keutuhan negara. Nasionalisme tidak hanya tercermin dari rasa bangga terhadap negara, tetapi juga terlihat dari perilaku masyarakat yang menjaga persatuan, mematuhi peraturan, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional. - Ciri-ciri Nasionalisme
Nasionalisme dapat dilihat dari sikap dan perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semangat nasionalisme tercermin melalui tindakan yang menunjukkan rasa memiliki terhadap bangsa dan negara serta kesadaran untuk menjaga persatuan dan keutuhan negara. Sikap ini tidak hanya berupa perasaan, tetapi juga diwujudkan melalui perilaku nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Beberapa ciri yang menunjukkan adanya sikap nasionalisme antara lain:- Cinta tanah air
Sikap ini ditunjukkan melalui rasa bangga terhadap bangsa Indonesia serta upaya menjaga kehormatan dan martabat negara di berbagai situasi. - Rela berkorban
Nasionalisme tercermin dari kesediaan seseorang untuk mengutamakan kepentingan bangsa dan negara dibandingkan kepentingan pribadi atau kelompok. - Menjunjung persatuan
Sikap nasionalisme terlihat dari upaya menjaga persatuan dengan menghargai perbedaan suku, agama, ras, dan golongan dalam masyarakat. - Taat hukum
Kepatuhan terhadap peraturan dan hukum yang berlaku merupakan bentuk tanggung jawab warga negara dalam menjaga ketertiban dan stabilitas negara. - Bangga sebagai bangsa Indonesia
Sikap ini diwujudkan dengan menghargai dan melestarikan budaya, bahasa, serta identitas nasional sebagai bagian dari jati diri bangsa.
- Cinta tanah air
- Tujuan Nasionalisme
Nasionalisme memiliki peranan penting dalam menjaga keutuhan dan kekuatan suatu bangsa. Melalui nasionalisme, masyarakat didorong untuk memiliki rasa kebersamaan serta kesadaran akan pentingnya persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan. Selain itu, nasionalisme juga berfungsi sebagai landasan dalam membangun kemandirian bangsa serta memperkuat semangat perjuangan dalam era globalisasi. Tujuan nasionalisme meliputi:- Menumbuhkan persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat.
- Mencegah terjadinya konflik dan perpecahan antar kelompok.
- Mendorong terciptanya kemandirian bangsa dalam berbagai bidang kehidupan.
- Menumbuhkan semangat perjuangan dalam menghadapi tantangan global.
- Bentuk-bentuk Nasionalisme
Nasionalisme dapat diwujudkan dalam berbagai bidang kehidupan, baik dalam aspek sosial, politik, ekonomi, maupun budaya. Setiap bentuk nasionalisme mencerminkan upaya masyarakat dalam menjaga identitas dan kepentingan bangsa sesuai dengan bidangnya masing-masing. Bentuk-bentuk nasionalisme antara lain:- Nasionalisme Kebangsaan
- Menunjukkan rasa cinta terhadap bangsa, bahasa, dan budaya nasional.
- Menjaga identitas nasional sebagai jati diri bangsa.
- Nasionalisme Politik
- Menekankan kedaulatan rakyat dalam menentukan arah pemerintahan.
- Mendorong partisipasi masyarakat dalam sistem demokrasi.
- Nasionalisme Ekonomi
- Mengutamakan penggunaan dan pengembangan produk dalam negeri.
- Mendukung pertumbuhan dan kemandirian ekonomi nasional.
- Nasionalisme Budaya
- Melestarikan tradisi dan adat istiadat.
- Menjaga nilai budaya sebagai warisan bangsa.
- Nasionalisme Kebangsaan
- Tokoh Perintis Nasionalisme Indonesia
Perkembangan nasionalisme di Indonesia tidak terlepas dari peran tokoh-tokoh perjuangan yang telah membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya persatuan dan kemerdekaan. Para tokoh tersebut memberikan kontribusi besar melalui perjuangan, pemikiran, maupun gerakan sosial yang mendorong terbentuknya semangat kebangsaan. Tokoh perintis nasionalisme Indonesia antara lain:- Dr. Soetomo
- Pendiri Budi Utomo pada tahun 1908.
- Menjadi pelopor kebangkitan nasional.
- Ki Hajar Dewantara
- Tokoh pendidikan nasional.
- Pendiri Taman Siswa sebagai sarana menanamkan nilai kebangsaan.
- Soekarno dan Mohammad Hatta
- Tokoh utama perjuangan kemerdekaan Indonesia.
- Berperan dalam perumusan dan proklamasi kemerdekaan.
- HOS Cokroaminoto
- Pemimpin Sarekat Islam.
- Berperan dalam membangun kesadaran nasional masyarakat.
- Dr. Soetomo
- Perkembangan Nasionalisme di Indonesia
Nasionalisme Indonesia mulai tumbuh sejak awal abad ke-20 yang ditandai dengan munculnya organisasi pergerakan nasional. Perkembangan ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya persatuan dalam melawan penjajahan. Semangat nasionalisme terus berkembang melalui berbagai organisasi perjuangan hingga akhirnya mencapai puncaknya pada saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Tahapan perkembangan nasionalisme di Indonesia:- Dimulai sejak berdirinya Budi Utomo tahun 1908 sebagai awal kebangkitan nasional.
- Dilanjutkan oleh berbagai organisasi pergerakan seperti:
- Sarekat Islam
- Indische Partij
- Semangat perjuangan nasional semakin kuat dalam melawan penjajahan.
- Mencapai puncaknya pada Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 sebagai simbol lahirnya bangsa Indonesia yang merdeka dan berdaulat.
- Nilai-nilai Nasionalisme dalam Kehidupan Sehari-hari
Nilai nasionalisme tidak hanya dipahami sebagai konsep, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan nilai ini membantu memperkuat rasa persatuan, kepedulian sosial, serta tanggung jawab sebagai warga negara. Sikap nasionalisme dapat tercermin melalui perilaku sederhana yang menunjukkan kecintaan terhadap bangsa dan negara. Nilai nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari meliputi:- Mengembangkan sikap gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
- Menjunjung tinggi toleransi antar sesama meskipun memiliki perbedaan latar belakang.
- Menjalankan disiplin dalam kehidupan sosial dan mematuhi aturan yang berlaku.
- Menumbuhkan rasa bangga terhadap Indonesia, baik dari segi budaya maupun prestasi bangsa.
- Mengutamakan kepentingan bersama dibandingkan kepentingan pribadi atau kelompok.
- Ancaman terhadap Nasionalisme
Dalam era globalisasi, nasionalisme menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi persatuan bangsa. Perubahan sosial dan perkembangan teknologi membawa dampak positif, tetapi juga dapat menimbulkan ancaman terhadap nilai kebangsaan apabila tidak disikapi dengan bijak. Ancaman terhadap nasionalisme antara lain:- Meningkatnya sikap individualisme dan egoisme dalam masyarakat.
- Masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai dan jati diri bangsa.
- Terjadinya konflik antar kelompok masyarakat yang dapat memicu perpecahan.
- Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap wawasan kebangsaan.
- Cara Menumbuhkan Nasionalisme
Untuk menjaga dan memperkuat semangat nasionalisme, diperlukan berbagai upaya yang dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh masyarakat. Penanaman nilai nasionalisme harus dimulai sejak dini melalui pendidikan, lingkungan sosial, serta partisipasi aktif dalam kegiatan kebangsaan.Upaya menumbuhkan nasionalisme dapat dilakukan melalui:- Mengembangkan pendidikan karakter dan pemahaman sejarah bangsa.
- Mengikuti kegiatan bela negara sebagai bentuk tanggung jawab warga negara.
- Menghargai dan meneladani jasa para pahlawan.
- Menjaga persatuan dalam keberagaman masyarakat.
- Prinsip-prinsip Nasionalisme
Nasionalisme didasarkan pada beberapa prinsip utama yang menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Prinsip-prinsip ini berfungsi untuk menjaga keseimbangan antara hak, kewajiban, serta identitas nasional dalam kehidupan masyarakat. Prinsip-prinsip nasionalisme meliputi:- Kesatuan (Unity)
Prinsip ini menekankan pentingnya persatuan seluruh rakyat Indonesia dalam satu identitas dan tujuan bersama. Kesatuan mencakup wilayah, bahasa, ideologi, serta sistem pemerintahan. Tanpa persatuan, kekuatan nasionalisme akan mudah melemah. - Kebebasan (Liberty, Freedom, Independence)
Prinsip kebebasan menegaskan hak bangsa Indonesia untuk mengatur dan menentukan nasibnya sendiri tanpa campur tangan bangsa lain. Prinsip ini juga menjamin kebebasan warga negara dalam beragama, berpendapat, dan berorganisasi. - Kesamaan (Equality)
Prinsip kesamaan menegaskan bahwa seluruh warga negara memiliki kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, maupun daerah asal. - Kepribadian (Personality)
Prinsip ini menekankan pentingnya menjaga identitas dan karakter bangsa melalui pelestarian budaya, bahasa, dan tradisi nasional sebagai jati diri bangsa. - Prestasi (Achievement)
Prinsip prestasi menegaskan bahwa kebanggaan terhadap bangsa juga tercermin melalui keberhasilan dalam berbagai bidang seperti ilmu pengetahuan, teknologi, olahraga, seni, dan pertahanan negara
- Kesatuan (Unity)
- Contoh Soal dan Pembahasan
- Pada tahun 2025, terjadi tren di media sosial yang menampilkan konten meremehkan budaya daerah tertentu sehingga memicu perdebatan antar masyarakat. Sebagai warga negara yang memiliki sikap nasionalisme, tindakan yang paling tepat adalah …
A. Ikut berkomentar untuk membela budaya daerah sendiri
B. Menyalahkan masyarakat yang mudah tersinggung
C. Mengabaikan konten tersebut agar tidak menimbulkan konflik
D. Melaporkan konten yang memecah persatuan dan mengedukasi pentingnya menghargai budaya
E. Membagikan ulang konten agar masyarakat mengetahui masalah tersebut
Jawaban: C
Pembahasan: Nasionalisme menuntut sikap menjaga persatuan dan menghargai keberagaman budaya. Menyebarkan atau memperkeruh konflik justru bertentangan dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika. Tindakan melaporkan konten negatif serta memberikan edukasi merupakan bentuk nyata menjaga persatuan bangsa. - Pada tahun 2025 pemerintah meningkatkan kampanye penggunaan produk UMKM lokal untuk memperkuat ekonomi nasional. Namun, sebagian masyarakat menganggap produk lokal kalah kualitas dibanding produk luar negeri.
Sikap yang mencerminkan nasionalisme adalah …
A. Menggunakan produk luar negeri karena lebih populer
B. Menggunakan produk lokal meskipun kualitas rendah tanpa kritik
C. Mendukung produk lokal serta mendorong peningkatan kualitasnya
D. Menolak seluruh produk luar negeri
E. Menggunakan produk berdasarkan tren media sosial
Jawaban: C
Pembahasan: Nasionalisme ekonomi tidak berarti menolak produk luar negeri secara mutlak, tetapi menumbuhkan kecintaan dan dukungan terhadap produk dalam negeri. Mendukung sekaligus memberikan masukan untuk peningkatan kualitas merupakan bentuk nasionalisme yang konstruktif. - Pada tahun 2025, sebuah festival budaya internasional diselenggarakan di Indonesia. Namun, dalam kegiatan tersebut sebagian generasi muda lebih tertarik menampilkan budaya luar negeri dibandingkan budaya daerahnya sendiri. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa generasi muda mulai kehilangan kebanggaan terhadap budaya nasional.
Jika Anda menjadi bagian dari panitia kegiatan tersebut, tindakan yang mencerminkan nasionalisme adalah …
A. Membiarkan peserta menampilkan budaya apa pun tanpa mempertimbangkan identitas nasional
B. Mengutamakan budaya luar negeri agar acara terlihat lebih modern
C. Menggabungkan unsur budaya internasional dengan menampilkan budaya daerah sebagai identitas utama
D. Melarang seluruh pertunjukan budaya asing dalam acara
E. Mengikuti keinginan mayoritas peserta agar acara tetap ramai
Jawaban: C
Pembahasan: Nasionalisme budaya tidak berarti menolak budaya asing, tetapi menempatkan budaya nasional sebagai identitas utama bangsa. Menggabungkan budaya global dengan tetap menonjolkan budaya daerah menunjukkan sikap selektif terhadap pengaruh globalisasi serta menjaga jati diri bangsa. - Pada tahun 2025, pemerintah Indonesia meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak Indonesia. Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk petani lokal, pelaku UMKM, serta pemerintah daerah. Namun, di beberapa daerah muncul kritik karena masyarakat menilai bahan pangan yang digunakan seharusnya berasal dari produk impor yang dianggap lebih murah dan praktis.
Sebagai warga negara yang memiliki pemahaman nasionalisme, sikap yang paling tepat adalah …
A. Mendukung penggunaan bahan impor sepenuhnya agar program berjalan cepat
B. Menolak program MBG karena dianggap membebani anggaran negara
C. Mendukung program MBG dengan mengutamakan bahan pangan lokal guna memperkuat ketahanan nasional
D. Mengkritik pemerintah melalui media sosial tanpa memahami tujuan program
E. Bersikap netral karena program tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah
Jawaban: C
Pembahasan: Nasionalisme ekonomi mendorong masyarakat untuk mendukung penggunaan produk dalam negeri guna memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi nasional. Program MBG tidak hanya bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga mendukung petani dan pelaku usaha lokal. Mengutamakan bahan pangan lokal menunjukkan sikap cinta tanah air serta kepedulian terhadap kemandirian bangsa.
- Pada tahun 2025, terjadi tren di media sosial yang menampilkan konten meremehkan budaya daerah tertentu sehingga memicu perdebatan antar masyarakat. Sebagai warga negara yang memiliki sikap nasionalisme, tindakan yang paling tepat adalah …
- Latihan Soal, Ayo Kerjakan!
- Pada tahun 2025, pemerintah memperketat aturan larangan ekspor bahan tambang mentah untuk meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri. Namun, sebagian masyarakat menilai kebijakan tersebut dapat mengurangi peluang kerja di daerah pertambangan.
Sebagai warga negara yang memahami nilai nasionalisme, sikap yang paling tepat adalah …
A. Menolak kebijakan karena berpotensi menurunkan pendapatan daerah
B. Mendukung kebijakan yang bertujuan meningkatkan kemandirian industri nasional
C. Mengkritik pemerintah tanpa memahami tujuan jangka panjang
D. Mendukung ekspor bahan mentah karena lebih menguntungkan secara cepat
E. Bersikap netral karena bukan bidang pekerjaan pribadi - Pada tahun 2026, penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin berkembang di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik. Namun, sebagian besar sistem AI yang digunakan masih berasal dari luar negeri. Pemerintah kemudian mendorong pengembangan AI lokal untuk meningkatkan kemandirian teknologi nasional.
Sebagai warga negara yang memiliki sikap nasionalisme, tindakan yang paling tepat adalah …
A. Menggunakan seluruh teknologi AI luar negeri karena dianggap lebih maju
B. Mendukung pengembangan AI dalam negeri sekaligus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia nasional
C. Menolak penggunaan AI luar negeri sepenuhnya
D. Menganggap pengembangan AI nasional tidak penting
E. Menggunakan AI tanpa memperhatikan keamanan data nasional - Pada tahun 2026, media sosial menjadi sarana utama masyarakat dalam menyampaikan pendapat mengenai isu nasional. Dalam suatu peristiwa, muncul perdebatan terkait kebijakan pemerintah yang kemudian berkembang menjadi saling serang antar kelompok masyarakat. Banyak pengguna media sosial mulai menyebarkan narasi yang menonjolkan perbedaan suku dan daerah, bahkan menimbulkan sentimen kebencian. Kondisi tersebut berpotensi memecah persatuan masyarakat serta menimbulkan konflik sosial yang lebih luas.
Sebagai warga negara yang memahami nilai nasionalisme, sikap yang paling tepat adalah …
A. Ikut menyampaikan pendapat dengan cara menyerang kelompok yang berbeda pandangan
B. Mengabaikan perdebatan tersebut meskipun berpotensi menimbulkan konflik
C. Menyampaikan pendapat secara santun, mengedepankan persatuan, serta menolak narasi yang memecah belah bangsa
D. Membagikan ulang konten provokatif agar masyarakat mengetahui perdebatan tersebut
E. Mendukung kelompok yang memiliki kesamaan identitas daerah - Pada tahun 2025, Indonesia mengikuti ajang olahraga internasional. Dalam pertandingan tersebut, terjadi perdebatan antar pendukung atlet dari berbagai daerah yang menonjolkan identitas kedaerahan. Perdebatan tersebut berpotensi menimbulkan konflik dan merusak semangat persatuan nasional.
Sebagai warga negara yang memiliki sikap nasionalisme, tindakan yang paling tepat adalah …
A. Mendukung atlet dari daerah asal secara berlebihan
B. Mengabaikan konflik antar pendukung
C. Mendukung seluruh atlet Indonesia tanpa membedakan latar belakang daerah
D. Membandingkan prestasi atlet berdasarkan daerah asal
E. Menyebarkan perdebatan antar pendukung melalui berbagai forum diskusi
- Pada tahun 2025, pemerintah memperketat aturan larangan ekspor bahan tambang mentah untuk meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri. Namun, sebagian masyarakat menilai kebijakan tersebut dapat mengurangi peluang kerja di daerah pertambangan.
Nasionalisme adalah nilai dasar yang perlu senantiasa dipelihara dan diperkuat oleh seluruh masyarakat Indonesia. Di tengah arus globalisasi, perkembangan teknologi yang pesat, serta berbagai tantangan dalam bidang sosial dan ekonomi, nasionalisme berperan sebagai fondasi utama dalam menjaga persatuan serta kedaulatan negara. Wujud nasionalisme tidak hanya terlihat dari rasa bangga terhadap tanah air, tetapi juga tercermin melalui tindakan nyata, seperti menjaga persatuan, menaati peraturan, melestarikan kebudayaan, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Dengan memahami dan menghayati nilai-nilai nasionalisme secara mendalam, masyarakat diharapkan mampu mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Penanaman nilai nasionalisme juga menjadi unsur penting dalam pembelajaran Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), karena selain mengukur pemahaman pengetahuan, tes ini juga menilai kesungguhan individu dalam menjunjung nilai-nilai dasar negara dan kehidupan berbangsa.
Oleh sebab itu, upaya memperkuat nasionalisme harus dilakukan secara berkesinambungan melalui pendidikan, keteladanan, serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat nasionalisme yang kokoh, Indonesia akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan sekaligus mewujudkan cita-cita sebagai bangsa yang maju, berdaulat, dan memiliki jati diri yang kuat.


