Menghadapi tes seleksi TNI dan POLRI membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan akademik strategi dan manajemen waktu menjadi kunci penting dalam menentukan keberhasilan. Banyak peserta gagal bukan karena tidak bisa, tetapi karena tidak mampu mengatur waktu dan tekanan ujian. Dengan latihan yang terarah, kamu bisa menjawab lebih cepat, tepat, dan efisien.
Mengerjakan psikotes dalam seleksi (TNI/POLRI atau sistem ujian berbasis CAT) bukan sekadar soal apa yang kamu tahu, tetapi juga bagaimana kamu mengelola waktu dan strategi pengerjaannya. Berikut cara-cara efektif yang bisa kamu terapkan:
Pahami Pola Waktu dan Sistem Tes Sejak Awal
Dalam sistem CAT (Computer Assisted Test), setiap detik sangat berharga ketika waktu berakhir, sesi soal akan otomatis berhenti, bahkan jika masih ada soal yang belum dijawab. Itu sebabnya, penting untuk melatih diri menjawab dengan cepat dan tepat. Ketahui kapan harus berpindah ke soal berikutnya, terutama jika menemui pertanyaan yang sulit.
Pada tes psikotes, strategi waktu juga jadi penentu utama. Hindari terlalu lama di satu soal; kerjakan yang bisa dulu, lanjutkan ke soal berikutnya, dan jika masih ada waktu tersisa, baru kembali untuk meninjau soal-soal yang belum selesai.
Dengan cara ini, kamu tidak hanya menjaga ritme pengerjaan, tetapi juga mengoptimalkan setiap menit ujian dengan efektif.
Strategi Mengerjakan Soal: Kerjakan yang Mudah Dulu, Tandai Soal Sulit
Mulailah dengan soal yang menurutmu paling mudah atau jelas jawabannya. Langkah ini membantu mengamankan poin awal sekaligus membangun rasa percaya diri sejak awal ujian.
Soal-soal yang sulit atau membingungkan bisa kamu tandai untuk dikerjakan nanti jika masih ada waktu tersisa.
Strategi ini terbukti efektif dan banyak disarankan dalam panduan manajemen waktu ujian, karena membantu menjaga ritme pengerjaan dan mengurangi stres saat menghadapi soal-soal sulit
Atur Waktu Sesuai Jumlah Soal dan Tingkat Kesulitan
Misalnya, kamu harus mengerjakan 60 soal dalam 60 menit. Secara kasar, setiap soal memiliki alokasi sekitar 1 menit, meskipun soal yang mudah bisa lebih cepat diselesaikan, sedangkan soal sulit mungkin memerlukan waktu lebih.
Periksa waktu secara berkala, misalnya setiap 10–15 menit, untuk memastikan ritme pengerjaan tetap seimbang. Sisakan beberapa menit di akhir untuk kembali mengecek soal-soal yang sempat ditandai.
Efektifkan Bacaan dengan Skimming dan Scanning
Untuk soal berbasis teks, seperti Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris, tidak perlu membaca setiap kata. Gunakan dua teknik ini:
- Skimming: baca cepat untuk menangkap inti atau gagasan utama teks.
- Scanning: temukan kata kunci atau informasi spesifik yang dibutuhkan jawaban.
Metode ini memungkinkan kamu memahami bacaan dengan cepat tanpa menghabiskan waktu berlebihan, sehingga lebih siap menghadapi soal berikutnya.
Gunakan Eliminasi Jawaban dan Tebakan Cerdas
Jika menemukan soal pilihan ganda yang membingungkan, coret jawaban-jawaban yang jelas salah terlebih dahulu.
Setelah itu, pilih jawaban terbaik dari opsi yang tersisa.
Teknik ini sangat berguna terutama pada psikotes, karena membantu menghemat waktu dan mencegah terjebak terlalu lama pada satu soal.
Latihan Simulasi dengan Batas Waktu
Latih diri untuk mengerjakan soal dengan kondisi waktu yang sama seperti ujian sebenarnya.
Meskipun latihan tanpa batas waktu bisa membantu memahami soal, latihan dengan batas waktu tetap lebih efektif untuk membiasakan diri menghadapi tekanan ujian.
Selain itu, gunakan aplikasi atau platform simulasi CAT untuk berlatih manajemen waktu, mengasah strategi berpindah antar soal, dan meningkatkan kecepatan pengerjaan secara keseluruhan.
Jaga Fokus dan Kondisi Fisik-Mental Saat Ujian
Sebelum ujian, pastikan tubuh dan pikiran dalam kondisi prima: cukup tidur, sarapan bergizi, dan hindari stres berlebihan.
Saat mengerjakan soal, jangan terlalu sering menatap jam. Fokuslah satu soal demi satu soal sesuai strategi yang sudah kamu siapkan, dan jangan biarkan panik menguasai diri.
Ingat, rasa cemas dan gugup bisa membuatmu menghabiskan waktu lebih lama untuk soal yang sebenarnya mudah. Menjaga ketenangan adalah kunci agar setiap menit ujian digunakan secara optimal.
Contoh Soal dan cara penyelesaianya!
- Kemampuan Verbal (Analogi)
Soal:
Pedang : Prajurit = … : Pemimpin
- Strategi
- Anggota
- Taktik
- Perisai
- Senjata
Jawaban: C.
Pembahasan:
- Pedang = alat utama prajurit
- Pemimpin → alat utama untuk memimpin = taktik
- Kemampuan Verbal (Sinomim)
Soal
Pilih kata yang paling dekat maknanya dengan “PROAKTIF”.
- Inisiatif
- Pasif
- Ragu-ragu
- Acuh
- Terhambat
Pembahasan:
“Proaktif” berarti bertindak sebelum masalah muncul. Sinonim: Inisiatif
- Aritmatika Sosial
Soal:
Seorang pedagang membeli 50 kg beras seharga Rp 8.000 per kg. Ia ingin memperoleh keuntungan 20% dari harga total pembelian. Berapakah harga jual per kg beras yang seharusnya ia tetapkan?
- Rp 9.200
- Rp 9.500
- Rp 9.600
- Rp 10.000
- Rp 10.200
Jawaban: C.
Pembahasan:
Harga total pembelian = 50 × 8.000 = Rp 400.000
Keuntungan 20% dari total = 20% × 400.000 = Rp 80.000
Total harga jual = 400.000 + 80.000 = Rp 480.000
Harga jual per kg = 480.000 ÷ 50 = Rp 9.600
- Penalaran Silogisme
Soal:
Semua perancang grafis kreatif.
Budi adalah perancang grafis.
A. Budi kreatif
- Budi tidak kreatif
- Beberapa perancang grafis tidak kreatif
- Semua kreatif adalah perancang grafis
- Tidak ada informasi
Jawaban: A.
Pembahasan: Semua perancang grafis kreatif → Budi sebagai perancang grafis pasti kreatif
Referensi:
CMedia. (2025). Kunci Sukses Lolos Seleksi TNI/POLRI. Jakarta: CMedia.
Gramedia.com. (2025). Smart+ Strategi Sukses Lolos Tes TNI & POLRI [E-book]. Jakarta: Gramedia.
Liputan6. (2025). Tips Manajemen Waktu Menghadapi Psikotes dan Ujian CAT TNI/POLRI. Diakses dari https://www.liputan6.com
Pakuan Media. (2025). Teknik Efektif Mengatur Waktu dalam Ujian dan Psikotes. Diakses dari https://www.mediapakuan.com
Scribd. (2025). Simulasi Tes CAT TNI/POLRI: Strategi Latihan dan Manajemen Waktu. Diakses dari https://www.scribd.com


