Panduan Pangkat POLRI: Dari Akpol, SIPSS, Bintara, hingga Tamtama untuk Calon Anggota

Corpspedia, OHM Academy – Dalam artikel ini corpspedia ini kami akan membahas tentang pangkat POLRI mulai dari Akpol, SIPSS, Bintara hingga ke Tamtama.

Menjadi bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) adalah impian banyak anak muda yang ingin berkontribusi dalam menjaga keamanan serta melayani masyarakat. Sebelum menentukan jalur pendaftaran yang akan ditempuh, setiap calon anggota perlu memahami secara komprehensif sistem kepangkatan POLRI beserta jalur pendidikan yang tersedia, baik melalui Akademi Kepolisian (Akpol), Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS), Bintara, maupun Tamtama. Masing-masing jalur memiliki proses pendidikan, pangkat awal, serta tugas dan tanggung jawab yang berbeda dalam struktur organisasi kepolisian. Dengan memahami sistem pangkat dan rekrutmen POLRI secara tepat, calon anggota dapat memilih jalur karier yang paling sesuai dengan latar belakang pendidikan dan tujuan pengabdiannya.

  1. Pangkat POLRI untuk Calon Anggota Polisi
    Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) memiliki sistem pangkat yang tersusun secara hierarkis dan terstruktur, yang menunjukkan tingkat jabatan, tanggung jawab, serta jenjang karier setiap anggota kepolisian. Struktur pangkat POLRI ini juga berkaitan langsung dengan jalur pendidikan dan rekrutmen calon anggota polisi, mulai dari Akademi Kepolisian (Akpol) dan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) sebagai jalur perwira, hingga Bintara dan Tamtama sebagai anggota pelaksana di lapangan.
    1. Struktur Kepangkatan Polri
      Berdasarkan struktur resmi Kepolisian Negara Republik Indonesia, sistem kepangkatan POLRI disusun secara hierarkis dan dibagi ke dalam tiga golongan utama, yaitu Perwira, Bintara, dan Tamtama. Pembagian pangkat ini mencerminkan jenjang kepemimpinan, fungsi tugas, serta tingkat tanggung jawab setiap anggota kepolisian.
    2. Golongan Perwira POLRI (Officer)
      Golongan perwira merupakan jenjang kepangkatan bagi anggota polri yang mendududki posisi pimpinan dan komando satuan, mulai dari perwira pertama hingga perwira tinggi. Beberpa contoh pangkat dalam golongan perwira antara lain:
      1. Inspektur Polisi Dua (Ipda) sebagai pangkat awal perwira setelah lulus Akpol atau SIPSS
        • Inspektur Polisi Satu (Iptu)Ajun Komisaris Polisi (AKP)
        • Komisaris Polisi (Kompol)
        • Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) hingga Jenderal Polisi sebagai pangkat tertinggi di POLRI
      2. Golongan Bintara POLRI
        Bintara merupakan tulang punggung pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan dan tergolong sebagai non-commissioned officer (NCO). Pangkat dalam golongan Bintara meliputi:
        • Brigadir Polisi Dua (Bripda)
        • Brigadir Polisi Satu (Briptu)
        • Brigadir Polisi (Brigpol)
        • Brigadir Polisi Kepala (Bripka)
        • Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda)
        • Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu)
      3. Golongan Tamtama POLRI
        Golongan Tamtama merupakan jenjang kepangkatan paling dasar dalam struktur kepolisian dan umumnya ditempati oleh anggota yang baru lulus melalui jalur Tamtama. Pangkat dalam golongan ini antara lain:
        • Bhayangkara Dua (Bharada)
        • Bhayangkara Satu (Bharatu)
        • Bhayangkara Kepala (Bharaka)
        • Ajun Brigadir Polisi Dua (Abripda)
        • Ajun Brigadir Polisi Satu (Abriptu)
        • Ajun Brigadir Polisi (Abrip)
          Struktur kepangkatan tersebut merupakan sistem hierarki resmi yang digunakan oleh POLRI dan tercantum dalam struktur pangkat atau Rank Insignia POLRI.
  2. Jalur Pendidikan dan Pangkat Awal POLRI
    1. Akademi Kepolisian (Akpol)
      Akpol merupakan jalur pendidikan bagi lulusan SMA/MA yang bercita-cita menjadi perwira POLRI. Pendidikan ditempuh selama kurang lebih 4 tahun di Lemdiklat Polri, Semarang. Lulusan Akpol akan menyandang pangkat awal Inspektur Polisi Dua (Ipda) sebagai Perwira Pertama. Jalur ini menjadi pilihan utama bagi calon pimpinan dan pejabat struktural di POLRI.
    2. SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana)
      SIPSS diperuntukkan bagi lulusan D-IV, S1, atau S2 yang ingin bergabung dengan POLRI sebagai perwira. Masa pendidikan berlangsung sekitar 6–7 bulan. Setelah lulus, peserta SIPSS juga langsung menyandang pangkat Ipda, setara dengan lulusan Akpol. Jalur ini cocok bagi sarjana yang ingin menjadi perwira tanpa melalui pendidikan Akpol selama empat tahun.
    3. Bintara POLRI
      Rekrutmen Bintara terbuka bagi lulusan SMA/MA/SMK maupun pendidikan tertentu sesuai kebutuhan POLRI. Pendidikan dasar berlangsung sekitar 5 bulan di Sekolah Polisi Negara atau satuan khusus seperti Brimob dan Polair. Lulusan Bintara akan memulai karier dengan pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) dan berperan langsung dalam pelayanan serta penegakan hukum di lapangan.
    4. Tamtama POLRI
      Tamtama merupakan jalur rekrutmen paling dasar dalam POLRI, umumnya ditujukan bagi lulusan SMA atau sederajat. Pendidikan berlangsung sekitar 5 bulan, dan lulusan awal akan memperoleh pangkat Bhayangkara Dua (Bharada). Jalur ini menjadi pintu masuk awal bagi anggota pelaksana tingkat dasar.
  3. Makna Pangkat dalam POLRI
    Pangkat dalam POLRI tidak hanya menunjukkan kedudukan hierarki, tetapi juga menggambarkan tanggung jawab, kewenangan, serta jenjang karier seorang anggota. Setiap pangkat memiliki tanda dan lambang resmi yang dikenakan pada seragam sesuai ketentuan kepangkatan POLRI.
    1. Pangkat tinggi → peran strategis dan kepemimpinan
    2. Pangkat menengah → fungsi koordinasi dan supervisi
    3. Pangkat awal (Bintara dan Tamtama) → pelaksana tugas operasional di lapangan

Secara singkatnya:

Jalur Pendidikan POLRI Pangkat Awal Jenis Jabatan
Akademi Kepolisian (Akpol) Ipda Perwira
SIPSS Ipda Perwira
Bintara POLRI Bripda NCO / Pelaksana
Tamtama POLRI Bharada Pelaksana Dasar

Menjadi bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia bukan sekadar tentang pangkat atau jabatan, melainkan tentang komitmen untuk mengabdi, melindungi, dan melayani masyarakat. Dengan memahami struktur kepangkatan serta jalur pendidikan yang tersedia mulai dari Akpol, SIPSS, Bintara, hingga Tamtama calon anggota POLRI dapat mempersiapkan diri dengan lebih percaya diri dan terarah. Setiap jalur memiliki peluang dan tantangan masing-masing, namun semuanya bermuara pada tujuan yang sama, yaitu membangun institusi kepolisian yang profesional, humanis, dan berintegritas. Persiapkan diri sebaik mungkin, tanamkan semangat pengabdian, dan jadikan cita-cita menjadi anggota POLRI sebagai langkah nyata untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Referensi:

Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2016). Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2016 tentang Administrasi Kepangkatan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Jakarta: Polri. Diakses dari Perka Polri No. 3 Tahun 2016 (Administrasi Kepangkatan Anggota Polri)
Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2024). Penerimaan POLRI: Seleksi Taruna Akpol, SIPSS, Bintara, dan Tamtama. Diakses dari Penerimaan POLRI – Situs Resmi Rekrutmen
Kepolisian Negara Republik Indonesia. (n.d.). Rank Insignia / Struktur Pangkat Kepolisian Negara Republik Indonesia. Diakses dari Rank Insignia – INP POLRI
Kompas.com. (2025, Februari 6). Resmi Dibuka, Ini Syarat Penerimaan Polri 2025 Taruna Akpol, SIPSS, Bintara, dan Tamtama. Diakses dari Kompas – Syarat Penerimaan Polri 2025
Wikipedia. (n.d.). Tanda Kepangkatan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Diakses dari Tanda Kepangkatan POLRI – Wikipedia (ID)
Indonesia Baik. (n.d.). Urutan Pangkat Kepolisian Republik Indonesia. Diakses dari Urutan Pangkat Polisi di Indonesia (Infografis)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top