Prediksi Soal Kedinasan: Jenis Soal dan Pola yang Sering Muncul

Master Soal, OHM Academy- Dalam artikel ini kami akan membahasan tentang prediksi soal kedinasan mulai dari jenis dan pola yang sering kali muncul.
Setiap tahun, ribuan calon peserta berlomba mengikuti seleksi masuk lembaga kedinasan di Indonesia. Proses ini menjadi pintu awal bagi mereka yang bercita-cita menjadi bagian dari aparatur negara. Dalam seleksi tersebut, tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menjadi ujian pertama yang wajib dilalui oleh setiap pendaftar. Melalui SKD, kemampuan berpikir logis, pengetahuan umum, serta karakter pribadi peserta dinilai secara objektif melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) yang transparan.
Agar dapat bersaing secara maksimal, peserta perlu memahami jenis soal dan pola yang kerap muncul dalam ujian ini. Dengan mengetahui bentuk dan karakteristik soal sejak awal, proses belajar akan lebih terarah, dan peluang untuk memperoleh nilai tinggi pun semakin besar Sebenarnya, artikel mengenai prediksi soal kediasan sudah pernah dibahas di artikel sebelumnya. Tapi disini kita akan membahas secara mendalam mengenai tipe-tipe soal SKD, pola umum yang sering keluar, serta strategi efektif untuk menghadapi seleksi kedinasan tahun ini.

Jenis dan Bentuk Tes dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
Berdasarkan pedoman resmi yang dikeluarkan pemerintah, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) terdiri atas tiga komponen utama, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Ketiga jenis tes ini dirancang untuk menilai pengetahuan, kemampuan berpikir, serta kepribadian peserta secara menyeluruh.

  1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
    Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dirancang untuk menilai sejauh mana peserta memahami serta mampu menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bernegara. Adapun aspek-aspek utama yang diukur meliputi:
    • Nasionalisme
      Menilai kemampuan peserta dalam mewujudkan kepentingan nasional berdasarkan cita-cita bersama bangsa, dengan tetap menjaga dan menghormati identitas nasional sebagai jati diri bangsa Indonesia.
    • Integritas
      Mengukur sejauh mana peserta mampu menunjukkan kejujuran, keteguhan prinsip, komitmen, serta konsistensi dalam bertindak sebagai satu kesatuan sikap yang mendukung tercapainya tujuan nasional.
    • Bela Negara
      Bertujuan untuk menilai kemampuan dan kesediaan peserta dalam berpartisipasi aktif mempertahankan kedaulatan serta keberlangsungan bangsa dan negara Indonesia.
    • Pilar Negara
      Menilai pemahaman terhadap nilai-nilai dasar negara, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, sebagai dasar pembentukan karakter kebangsaan yang kokoh.
    • Bahasa Negara
      Menilai kemampuan peserta dalam menggunakan bahasaIndonesia secara baik dan benar sebagai bahasa persatuan yang memiliki peran penting dalam komunikasi nasional serta penguatan identitas bangsa.
  1. Tes Intelegensia Umum (TIU)
    Tes Intelegensi Umum (TIU) bertujuan untuk menilai kemampuan kognitif peserta, mencakup penguasaan pengetahuan dan keterampilan berpikir logis, analitis, serta kuantitatif. Aspek-aspek yang diukur antara lain:
    • Kemampuan Verbal, terdiri atas:
      • Analogi 
        Mengukur kemampuan berpikir melalui hubungan makna antar kata dan menerapkannya pada situasi lain
      • Silogisme
        Menguji kemampuan menarik kesimpulan logis berdasarkan dua atau lebih pernyataan;
      • Analisis Verbal
        Menilai kemampuan memahami informasi tertulis dan menarik kesimpulan secara logis.
    • Kemampuan Numerik, meliputi:
      • Berhitung, mengukur kemampuan melakukan operasi aritmetika sederhana;
      • Deret Angka, menilai kemampuan mengenali pola hubungan antar angka;
      • Perbandingan Kuantitatif, menguji kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan dua data numerik;
      • Soal Cerita, menilai kemampuan melakukan analisis kuantitatif dari situasi yang dijabarkan dalam bentuk teks
    • Kemampuan Figural, terdiri atas:
      • Analogi Gambar
        Menilai kemampuan mengenali hubungan antar bentuk visual dan menerapkannya pada pola lain;
      • Ketidaksamaan Gambar
        Mengukur ketelitian peserta dalam membedakan bentuk yang tidak serupa;
      • Serial Gambar
        Menguji kemampuan dalam mengenali urutan atau pola hubungan dalam rangkaian visual.
  1. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
    Tes Karakteristik Pribadi (TKP) bertujuan untuk menilai sikap, perilaku, serta nilai-nilai kepribadian yang mencerminkan karakter aparatur negara. Aspek-aspek yang diukur mencakup:
    • Pelayanan Publik
      Menilai kemampuan menampilkan sikap ramah, empatik, dan efektif dalam melayani masyarakat sesuai tugas dan wewenang.
    • Jejaring Kerja
      Mengukur kemampuan membangun hubungan kerja sama, berbagi informasi, dan berkolaborasi secara produktif.
    • Sosial Budaya
      Menilai kemampuan beradaptasi serta bekerja secara efektif dalam masyarakat majemuk yang terdiri atas berbagai latar belakang budaya, suku, dan agama.
    • Teknologi Informasi dan Komunikasi
      Mengukur kemampuan memanfaatkan teknologi informasi secara tepat untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja.
    • Profesionalisme
      Menilai komitmen dan kemampuan melaksanakan tugas secara bertanggung jawab, disiplin, dan sesuai tuntutan jabatan
    • Anti-Radikalisme
      Menilai pengetahuan, sikap, serta kecenderungan tindakan peserta dalam menolak ideologi radikal dan menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Strategi Efektif untuk Mempersiapkan SKD
Untuk meningkatkan peluang keberhasilan dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), ada beberapa langkah persiapan yang sebaiknya diterapkan.

  1. Pelajari kisi-kisi resmi
    Mulailah dengan memahami panduan dan peraturan resmi, seperti PermenPANRB No. 20 Tahun 2021, yang menjelaskan materi dan cakupan tes bagi peserta sekolah kedinasan.
  2. Rutin berlatih soal
    Mengerjakan latihan soal dari ketiga subtes TWK, TIU, dan TKP secara konsisten akan membantu peserta terbiasa dengan bentuk soal, pola, dan tekanan waktu saat ujian.
  3. Fokus pada materi sesuai jenis tes
    • Tes Wawasan Kebangsaan
      Kuasai pasal-pasal penting UUD 1945, makna dan sejarah Pancasila, serta keterampilan Bahasa Indonesia, baik pemahaman bacaan maupun penyusunan kalimat yang tepat.
    • Tes Intelegensia Umum
      Latih kemampuan numerik, logika, dan verbal, termasuk deret angka, silogisme, analogi kata, dan pola gambar; gunakan timer untuk menyesuaikan dengan kondisi tes sebenarnya.
    • Tes Karakteristik Pribadi
      Biasakan memilih jawaban yang mencerminkan integritas, kerja sama tim, dan orientasi pelayanan publik. Pahami nilai-nilai yang dihargai lembaga kedinasan, seperti profesionalisme dan kejujuran.
  4. Lakukan simulasi CAT
    Jika memungkinkan, berlatih menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) karena sebagian besar sekolah kedinasan menerapkan metode ini.
  5. Perhatikan kondisi fisik dan mental
    Persiapan tidak hanya soal menguasai materi, tetapi juga kemampuan mengatur strategi menjawab soal dengan tepat dan efisien di bawah tekanan waktu

Contoh Soal dan Pembahasannya

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
Soal 1
Sistem pemerintahan Indonesia menegaskan bahwa kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat, namun pelaksanaannya dilakukan melalui lembaga perwakilan. Prinsip tersebut dikenal sebagai

  1. Demokrasi terpimpin
  2. Demokrasi langsung
  3. Demokrasi perwakilan
  4. Demokrasi liberal
  5. Demokrasi parlementer

Jawaban: C.
Pembahasan:
Konsep ini sejalan dengan Pasal 1 ayat (2) UUD 1945: “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar.” Artinya, rakyat melaksanakan kedaulatannya melalui lembaga perwakilan seperti DPR dan DPD.

Soal 2
Dalam UUD 1945, Pasal 28B ayat (1) menyebutkan hak setiap warga negara atas kehidupan yang layak dan perlindungan diri. Bagaimana penerapan prinsip ini dalam konteks kebijakan pemerintah terkait distribusi bantuan sosial di daerah terpencil?

  1. Memberikan bantuan hanya pada wilayah yang dekat dengan ibu kota provinsi.
  2. Memberikan bantuan secara merata, menyesuaikan kebutuhan daerah terpencil.
  3. Memberikan bantuan hanya kepada warga yang memiliki surat keterangan lengkap.
  4. Memberikan bantuan berdasarkan prioritas daerah perkotaan.
  5. Mengalokasikan bantuan sesuai kemampuan pemerintah pusat, bukan kebutuhan warga.

Jawaban: B

Pembahasan: Prinsip Pasal 28B menekankan hak setiap warga negara untuk hidup layak dan perlindungan diri, sehingga distribusi bantuan harus adil dan merata, termasuk ke daerah terpencil.

  • Tes Intelegensia Umum (TIU)

Soal 1

Jika semua pegawai negeri adalah pelayan publik dan beberapa pelayan publik juga adalah guru, maka

  1.  Semua guru adalah pegawai negeri
  2. Semua pelayan publik adalah guru
  3. Beberapa guru adalah pegawai negeri
  4. Tidak ada guru yang pegawai negeri
  5. Semua pegawai negeri bukan guru

Jawaban: C
Pembahasan: Silogisme sederhana menunjukkan ada irisan antara guru dan pegawai negeri, tapi tidak semua guru adalah pegawai negeri.

Soal 2
Semua dokter adalah tenaga medis. Beberapa tenaga medis adalah peneliti. Beberapa dokter bukan peneliti. Manakah kesimpulan yang tepat?

  1. Semua dokter adalah peneliti
  2. Beberapa dokter bukan peneliti
  3. Semua peneliti adalah dokter
  4. Tidak ada dokter yang peneliti
  5. Semua tenaga medis adalah dokter

Jawaban: B
Pembahasan: Dari premis, sebagian dokter memang tidak menjadi peneliti, sehingga pilihan B tepat.

Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
Soal 1
Anda adalah seorang pegawai negeri yang menangani program bantuan sosial. Suatu saat, seorang pejabat meminta Anda untuk memprioritaskan kelompok tertentu agar program terlihat sukses. Sikap Anda adalah….

  1. Menuruti permintaan agar pejabat senang
  2. Menolak dan melaporkan permintaan tersebut sesuai prosedur
  3. Memberikan bantuan hanya sebagian kelompok
  4. Mengabaikan permintaan dan tetap bekerja biasa
  5. Menunda keputusan hingga pejabat lain memberi arahan

Jawaban: B.
Pembahasan: Situasi ini menguji integritas, profesionalisme, dan anti-korupsi. Pilihan yang benar menunjukkan sikap patuh pada aturan dan etika kerja.

Soal 3
Anda menemukan rekan kerja menggunakan fasilitas lembaga untuk kepentingan pribadi. Apa tindakan yang paling tepat?

  1. Memberi tahu atasan secara rahasia
  2. Mengingatkan rekan kerja secara sopan dan mencatat temuan
  3. Membiarkannya karena bukan tanggung jawab Anda
  4. Menyebarkan informasi ke rekan lain untuk menekan
  5. Menghadapi rekan kerja secara konfrontatif di depan umum

Jawaban: B.
Pembahasan: Jawaban menunjukkan kombinasi tanggung jawab pribadi dan profesionalisme, sesuai nilai TKP.

Latihan soal, Ayo Kerjakan!

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
Soal 1
Pasal 28A UUD 1945 menyatakan bahwa setiap orang berhak atas hidup dan mempertahankan hidup serta kehidupannya. Dalam praktik pemerintahan, hak ini diwujudkan melalui….

  1. Hak pendidikan gratis untuk semua warga
  2. Penyediaan fasilitas kesehatan yang adil dan merata
  3. Pemberian pekerjaan untuk semua penduduk
  4. Penegakan hukum secara selektif
  5. Kebebasan politik tanpa batas

Soal 2
Salah satu fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup adalah membimbing masyarakat dalam berperilaku. Contoh implementasinya adalah….

  1. Mengutamakan kepentingan pribadi dalam pengambilan keputusan
  2. Benjunjung tinggi toleransi dan menghargai perbedaan
  3. Mengabaikan hukum demi keuntungan politik
  4. Mengutamakan golongan mayoritas dalam kebijakan public
  5. Menolak perubahan sosial karena dianggap mengganggu stabilitas

Tes Intelegensia Umum (TIU)
Soal 1
Semua pegawai negeri adalah pekerja profesional.
Beberapa pekerja profesional adalah peneliti. Kesimpulan yang benar adalah…

  1. Semua peneliti adalah pegawai negeri
  2. Beberapa pegawai negeri mungkin peneliti
  3. Semua pekerja profesional adalah pegawai negeri
  4. Tidak ada pegawai negeri yang peneliti
  5. Semua peneliti adalah pekerja profesional

Soal 2

Semua pengusaha adalah pekerja keras.
Beberapa pekerja keras adalah dermawan.

  1. Semua dermawan adalah pengusaha.
  2. Sebagian pengusaha adalah dermawan.
  3. Semua pekerja keras adalah pengusaha.
  4. Tidak ada pengusaha yang dermawan.
  5. Sebagian dermawan bukan pekerja keras

Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Soal 1
Anda menemukan bahwa rekan satu tim mengubah data laporan agar hasil proyek terlihat lebih baik dari kenyataan. Jika Anda melaporkannya, reputasi tim bisa terkena dampak buruk. Apa yang Anda lakukan?

  1. Menegurnya secara pribadi agar segera memperbaiki datanya.
  2. Diam saja agar tim tetap terlihat kompak.
  3. Melaporkan langsung ke pimpinan tanpa memberitahu rekan Anda. 
  4. Menyampaikan ke seluruh tim untuk menekan pelaku bersama.
  5. Menunggu apakah kesalahan itu akan terdeteksi secara alami.

Soal 2
Anda ditempatkan di daerah dengan budaya dan bahasa yang berbeda jauh dari tempat asal Anda. Bagaimana sikap Anda?

  1. Mencoba memahami dan menyesuaikan diri dengan budaya lokal.
  2. Fokus bekerja tanpa perlu berinteraksi dengan masyarakat.
  3. Hanya bergaul dengan rekan yang satu daerah asal.
  4.  Menyampaikan pendapat pribadi walau berbeda dengan kebiasaan setempat.
  5. Mengeluhkan kesulitan adaptasi kepada atasan

Mengetahui berbagai jenis serta pola soal yang sering muncul dalam seleksi kedinasan merupakan langkah penting bagi setiap calon peserta untuk mempersiapkan diri secara maksimal. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tidak hanya berfokus pada aspek pengetahuan akademis, tetapi juga menilai karakter, integritas, serta kesiapan mental seseorang dalam menjalankan peran sebagai aparatur pemerintah. Dengan memahami tiga komponen utama, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP), peserta dapat menyusun strategi belajar yang lebih efektif.

Upaya ini meliputi pendalaman wawasan kebangsaan, peningkatan kemampuan berpikir logis dan analitis, serta penguatan nilai-nilai kepribadian positif yang mencerminkan semangat pengabdian seorang ASN. Keberhasilan dalam menghadapi seleksi kedinasan bergantung pada kedisiplinan, latihan yang berkesinambungan, serta pemahaman terhadap arah kebijakan nasional. Penting untuk diingat bahwa keberhasilan bukan hanya tentang kecakapan menjawab soal, melainkan juga mengenai integritas, ketekunan, dan komitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.

Referensi:

Detik.com. (2025, Juli). Kisi-kisi SKD Sekolah Kedinasan 2025 dan Aturan Seleksi, Siap-siap!. https://www.detik.com/edu
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (2021, 22 Mei). Pemerintah Tetapkan Nilai Ambang Batas SKD Sekolah Kedinasan. https://www.menpan.go.id
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (2022, 2 Juni). Nilai Ambang Batas SKD Sekolah Kedinasan Telah Ditetapkan. https://www.menpan.go.id
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. (2023). Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 651 Tahun 2023 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Pegawai Aparatur Sipil Negara Tahun 2023. Jakarta: Kementerian PANRB. Diakses dari https://jdih.menpan.go.id
KitaLulus. (2025, 10 April). Bocoran Kisi‑kisi Soal SKD CPNS 2024 Lengkap, Pelajari Yuk!. Diakses dari https://www.kitalulus.com/blog/info-cpns/kisi-kisi-cpns-terbaru/?utm_source
Kompas.com. (2025, 12 Juli). Jadwal SKD Sekolah Kedinasan 2025 dan Isi Materinya. https://www.kompas.com
Kompas.com. (2025, 16 Juli). Resmi! Ini Nilai Ambang Batas SKD Sekolah Kedinasan 2025. https://amp.kompas.com
Syifwatul Jinan, R. (2025, 4 Juni). Materi SKD Sekolah Kedinasan, Kisi‑Kisi, dan Info Skornya. Tirto.id. URL: https://tirto.id/materi-skd-sekolah-kedinasan-kisi-kisi-dan-info-skor-gXTm?utm_source

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top