Hal yang Harus Dihindari Saat Rikkes II Polri

Corpspedia, OHM Academy – Dalam artikel Corpspedia ini, kami akan mengulas menganai beberapa hal yang perlu dihindari pada saat rikkes II Polri, meskipun jadwal pelaksanaan tes Rikkes Polri diperkirakan masih beberapa bulan lagi, persiapan sejak dini tetap menjadi langkah yang sangat penting. Menunda persiapan hingga mendekati hari tes justru berisiko, karena kondisi kesehatan tidak dapat ditingkatkan secara instan. Dengan memulai lebih awal, tubuh memiliki waktu untuk beradaptasi dan mencapai kondisi terbaik saat pemeriksaan berlangsung. Penerapan pola hidup sehat, olahraga rutin, serta menjaga kualitas istirahat akan membantu meningkatkan peluang mendapatkan hasil optimal pada Rikkes II Polri.

Rikkes II Polri adalah salah satu tahapan utama dalam rangkaian seleksi penerimaan anggota Kepolisian Republik Indonesia. Pada fase ini, pemeriksaan lebih menitikberatkan pada kondisi kesehatan bagian dalam tubuh melalui berbagai tes medis, seperti analisis darah, urine, rontgen, EKG, serta pemeriksaan penunjang lainnya. Banyak peserta yang gagal pada tahap ini karena kurangnya persiapan serta minimnya pemahaman terhadap indikator kesehatan yang menjadi penilaian.

Untuk mencegah kegagalan, calon peserta wajib memahami secara menyeluruh hal-hal yang perlu dihindari sebelum dan selama pelaksanaan Rikkes II. Setelah lolos Rikkes I Polri, sebagian peserta biasanya merasa lebih rileks dan mulai mengendurkan persiapan. Namun, kenyataannya, Rikkes II justru menjadi tahap yang lebih ketat dan sering kali menjadi penentu akhir kelulusan pada aspek kesehatan.

Pada proses Rikkes II, kondisi tubuh secara keseluruhan, hasil pemeriksaan laboratorium, serta pola hidup sehari-hari akan dievaluasi secara lebih detail dan mendalam. Kesalahan kecil seperti pola makan yang tidak terkontrol, kurang istirahat, atau adanya gangguan kesehatan yang tidak disadari dapat berpengaruh besar terhadap hasil akhir pemeriksaan.

Oleh karena itu, setelah berhasil melewati Rikkes I, sikap yang harus diutamakan bukanlah rasa aman, melainkan tetap menjaga fokus, meningkatkan disiplin dalam menjaga kesehatan, serta mempersiapkan diri secara optimal agar dapat lolos Rikkes II Polri tanpa kendala.

  1. Rincian Tes Rikkes II Polri
    1. Pemeriksaan Laboratorium
      • Tes darah: mencakup pemeriksaan darah rutin, kadar gula darah, fungsi hati (SGOT/SGPT), fungsi ginjal (ureum dan kreatinin), serta profil lemak (lipid).
      • Tes urin: meliputi pemeriksaan urin rutin dan deteksi zat terlarang atau narkoba.
    2. Pemeriksaan Radiologi dan Diagnostik
      • Rontgen thorax: untuk mengevaluasi kondisi paru-paru dan jantung.
      • USG (Ultrasonografi): digunakan untuk memeriksa organ dalam seperti ginjal, hati, dan limpa.
      • EKG (Elektrokardiogram): bertujuan melihat aktivitas listrik jantung dan mendeteksi gangguan kardiovaskular.
    3. Tes Kesehatan Jiwa (Keswa)
      Pemeriksaan psikologis menggunakan MMPI untuk menilai kondisi mental dan kepribadian peserta, biasanya dilaksanakan pada hari berikutnya setelah tes fisik.
      Catatan Penting: Rikkes Tahap II umumnya dilaksanakan setelah tes akademik dan sebelum tes kesamaptaan jasmani. Penilaian akhir ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan, dengan kategori MS (Memenuhi Syarat) bagi yang lolos ke tahap berikutnya, dan TMS (Tidak Memenuhi Syarat) bagi peserta yang dinyatakan gugur. Sebagai langkah antisipasi, peserta sangat disarankan untuk melakukan medical check-up secara mandiri, misalnya di rumah sakit rujukan seperti RS Bhayangkara, guna memastikan kondisi kesehatan tetap optimal sebelum mengikuti Rikkes II Polri.
  2. Hal yang Harus Dihindari Sebelum Rinkes II
    1. Mengabaikan Pola Hidup Sehat Menjelang Rikkes II
      Salah satu kesalahan fatal yang sering dilakukan peserta adalah tetap menjalani gaya hidup tidak sehat sebelum tes Rikkes II Polri. Padahal, kondisi tubuh sangat mempengaruhi hasil pemeriksaan laboratorium.
      Beberapa hal yang perlu dihindari:
      • Kurang tidur atau sering begadang
      • Konsumsi makanan tinggi lemak seperti gorengan dan fast food
      • Minuman manis secara berlebiha
      • Kurang asupan air putih
        Kebiasaan tersebut dapat berdampak langsung pada hasil tes seperti fungsi hati (SGOT/SGPT), kadar kolesterol, gula darah, hingga fungsi ginjal. Dalam standar pemeriksaan Polri, kondisi metabolisme menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kesehatan.
    2. Tidak Melakukan Medical Check-Up (MCU) Sebelum Tes
      Banyak peserta gagal di Rikkes II karena tidak mengetahui kondisi kesehatannya sejak awal. Hal ini biasanya terjadi karena tidak melakukan pemeriksaan kesehatan mandiri sebelum seleksi. Yang sebaiknya dihindari:
      • Tidak pernah melakukan cek darah sebelum tes
      • Mengabaikan kadar kolesterol atau gula darah yang tidak normal
      • Tidak menangani infeksi ringan sejak dini
        Padahal, medical check-up sangat membantu dalam mendeteksi masalah kesehatan lebih awal sehingga bisa ditangani sebelum mengikuti pemeriksaan resmi Polri.
    3. Konsumsi Obat dan Suplemen Tanpa Pengawasan
      Kesalahan lain yang sering terjadi adalah mengonsumsi obat atau suplemen secara sembarangan dengan tujuan meningkatkan kondisi tubuh secara instan. Risiko yang dapat terjadi:
      • Peningkatan enzim hati (SGOT/SGPT)
      • Gangguan fungsi ginjal
      • Hasil laboratorium menjadi tidak stabil
      • Dalam Rikkes II Polri, hasil tes laboratorium menjadi penentu utama karena mencerminkan kondisi kesehatan internal peserta secara menyeluruh.
    4. Kurang Asupan Air Sebelum Tes Urin
      Tes urin merupakan bagian penting dalam Rikkes II untuk menilai fungsi ginjal dan mendeteksi adanya gangguan kesehatan tertentu.
      Hal yang harus dihindari:
      • Dehidrasi atau kurang minum
      • Menahan buang air kecil terlalu lama
      • Konsumsi minuman berkafein atau berwarna berlebihan
        Kondisi tersebut dapat mempengaruhi keakuratan hasil pemeriksaan urin.
    5. Tidak Jujur Tentang Riwayat Kesehatan
      Menyembunyikan riwayat kesehatan merupakan kesalahan serius yang dapat berakibat fatal dalam seleksi Polri.
      Contoh yang sering terjadi:
      • Riwayat penyakit seperti hepatitis
      • Gangguan jantung
      • Penggunaan obat jangka panjang
        Perlu diketahui, pemeriksaan Rikkes II bersifat menyeluruh dan detail, sehingga riwayat penyakit tetap bisa terdeteksi melalui hasil laboratorium.
    6. Tidak Menjaga Kondisi Tubuh Menjelang Tes
      Meskipun bukan tes fisik, kondisi tubuh harus tetap dalam keadaan prima saat mengikuti Rikkes II. Yang perlu dihindari:
      • Sakit menjelang hari tes (flu, demam, dll.)
      • Kelelahan berlebihan
      • Stres yang tidak terkontrol
        Kondisi tubuh yang tidak stabil dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan seperti EKG dan tes darah.
    7. Kurang Istirahat Sebelum Pemeriksaan
      Kualitas tidur memiliki pengaruh besar terhadap hasil tes kesehatan. Dampaknya bisa terlihat pada:
      • Tekanan darah
      • Denyut jantung (hasil EKG)
      • Keseimbangan hormon
      • Sistem metabolisme tubuh
        Disarankan untuk tidur cukup sekitar 7–8 jam sebelum hari pemeriksaan agar kondisi tubuh tetap optimal.
    8. Tidak Memahami Prosedur Rikkes II Polri
      Kurangnya pemahaman tentang jenis pemeriksaan juga menjadi faktor yang sering menyebabkan peserta tidak siap. Umumnya, Rikkes II meliputi:
      • Tes darah
      • Tes urin
      • Rontgen dada
      • EKG (rekam jantung)
      • Pemeriksaan lanjutan lainnya
        Kesalahan yang sering terjadi:
        • Tidak mengetahui pantangan sebelum tes
        • Tidak siap secara mental menghadapi proses medis
          Memahami alur dan jenis tes akan membantu peserta lebih siap secara fisik maupun mental.
  3. Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Tes Rikkes Polri
    Agar mendapatkan hasil maksimal saat mengikuti Rikkes Polri, ada beberapa kebiasaan penting yang wajib diterapkan jauh sebelum hari pemeriksaan. Konsistensi dalam menjaga kondisi tubuh menjadi kunci utama agar hasil tes tetap optimal.
    Beberapa hal yang disarankan untuk dilakukan:
    • Perbanyak minum air mineral untuk menjaga hidrasi tubuh dan membantu fungsi ginjal tetap normal.
    • Istirahat yang cukup dan hindari begadang, karena kualitas tidur sangat berpengaruh terhadap tekanan darah, hormon, dan hasil pemeriksaan jantung.
    • Kurangi kebiasaan merokok, terutama bagi perokok aktif, karena dapat mempengaruhi kondisi paru-paru dan hasil rontgen.
    • Rutin berolahraga ringan hingga sedang untuk menjaga kebugaran tubuh dan kestabilan metabolisme.
      Melakukan kebiasaan tersebut secara konsisten akan memberikan dampak positif bagi kondisi kesehatan secara keseluruhan. Semakin rutin dijalankan, semakin besar peluang untuk mendapatkan hasil terbaik saat tes Rikkes Polri dan menghindari risiko gugur di tahap ini.

Rikkes II Polri merupakan tahap krusial yang tidak hanya menjadi lanjutan seleksi, tetapi juga penentu akhir dari kelayakan kesehatan calon anggota Polri. Banyak peserta yang sebenarnya mampu secara akademik dan fisik, namun harus terhenti di tahap ini karena kurangnya persiapan dan tidak menjaga kondisi tubuh secara konsisten.

Karena itu, penting untuk tidak menyepelekan Rikkes II. Mulailah menerapkan pola hidup sehat sejak jauh hari, pahami alur dan jenis pemeriksaan yang akan dihadapi, serta hindari kebiasaan yang dapat merusak hasil tes. Persiapan yang dilakukan secara bertahap dan disiplin akan memberikan hasil yang jauh lebih optimal dibandingkan usaha mendadak.

Selain itu, lakukan evaluasi kondisi kesehatan secara berkala, seperti medical check-up mandiri, agar potensi masalah bisa diketahui lebih awal dan segera ditangani. Dengan begitu, kamu tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga lebih percaya diri saat menghadapi pemeriksaan.

Pada akhirnya, keberhasilan melewati Rikkes II Polri bukanlah hasil keberuntungan semata, melainkan buah dari kedisiplinan, konsistensi, dan persiapan yang matang. Semakin serius kamu mempersiapkan diri dari sekarang, semakin besar peluang untuk lolos dan melangkah ke tahap seleksi berikutnya.

REFERENSI:
Casis Polri. (2024). Penilaian Rikkes 2 Polri Meliputi Apa Saja? Diakses dari: https://casispolri.id/penilaian-rikkes-2-polri-meliputi-apa-saja/
CasisPolri.id. (2023). Penilaian Rikkes 2 Polri Meliputi Apa Saja? Diakses dari: https://casispolri.id/penilaian-rikkes-2-polri-meliputi-apa-saja/
JadiPolisi.id. (2025). Apa Saja Tes Rikkes 2 Polri? Cek Pemeriksaan yang Harus Dilalui! Diakses dari: https://jadipolisi.id/apa-saja-tes-rikkes-2-polri/
Pusdokkes Polri. (n.d.). Pemeriksaan Kesehatan Seleksi Polri. Diakses dari: https://pusdokkes.polri.go.id/Info/PemeriksaanKesehatan
Saeful Muksin. (2025). Penjelasan Rikkes 2 Polri [Video]. TikTok. Diakses dari: https://www.tiktok.com/@saefulmuksin67/video/7506634234140822792

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top