Dinas Pedia, OHM Academy – Pada artikel Dinas Pedia kali ini, kami akan membahas skor tes fisik tiap sekolah kedinasan yang dapat dijadikan acuan latihan bagi calon peserta seleksi. Mulai dari IPDN, STIN, Poltek SSN, STMKG, hingga PKN STAN, setiap instansi memiliki standar tes kesamaptaan yang berbeda dan perlu dipersiapkan sejak jauh hari agar peluang lolos semakin besar.
Setiap tahun, seleksi sekolah kedinasan selalu menjadi pilihan favorit bagi ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh berbagai keuntungan yang ditawarkan, seperti biaya pendidikan yang ditanggung penuh serta kesempatan besar untuk berkarier sebagai aparatur negara setelah lulus.
Meski banyak diminati, proses seleksi sekolah kedinasan dikenal memiliki tingkat persaingan yang sangat ketat dan terdiri dari beberapa tahapan. Salah satu tahap penting yang sering menjadi penentu kelulusan adalah tes fisik atau tes kesamaptaan yang bertujuan mengukur kondisi kebugaran peserta secara menyeluruh.
Tes ini tidak hanya menilai kemampuan akademik, tetapi juga menguji stamina, kekuatan otot, kelincahan, serta daya tahan tubuh. Karena itu, memahami standar nilai serta acuan tes fisik di masing-masing sekolah kedinasan menjadi langkah penting agar persiapan lebih terarah dan peluang untuk lolos seleksi semakin besar.
- Standar Umum Tes Fisik Sekolah Kedinasan
Secara umum, sebagian besar sekolah kedinasan menerapkan standar penilaian tes fisik yang mengacu pada sistem kesamaptaan TNI/Polri. Tujuannya adalah untuk memastikan peserta memiliki kondisi fisik yang prima dan siap menjalani pendidikan yang cukup padat. Adapun komponen tes yang paling sering diujikan meliputi:- Lari 12 menit atau 2.400 meter
- Push-up 1 menit
- Sit-up 1 menit
- Pull-up atau chinning
- Shuttle run
- Pemeriksaan postur dan kondisi kesehatan dasar
Setiap jenis tes tersebut memiliki standar nilai atau target tertentu yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan kelulusan peserta dalam seleksi sekolah kedinasan.
- Tes Fisik dibeberapa Sekolah Kedinasan
- IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri)
- Rincian Tes Fisik
IPDN dikenal sebagai salah satu sekolah kedinasan dengan standar tes fisik yang cukup tinggi dan ketat dalam proses seleksi.- Lari 12 Menit
- Pria sekitar 3.444 meter
- Wanita sekitar 3.095 meter
- Push-Up 1 Menit
- Pria sekitar 40–43 kali
- Wanita sekitar 35–37 kali
- Sit-Up 1 Menit
- Pria sekitar 40 kali
- Wanita sekitar 45–50 kali
- Shuttle Run
- Pria sekitar 16 detik
- Wanita sekitar 17–18 detik
- Lari 12 Menit
- Penilaian Tes Samapta SPCP
- Penilaian Pria
- Rincian Tes Fisik
- IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri)
| Lari 12 Menit (Meter) | Pull Up (1 Menit) | Sit Up (1 Menit) | Push Up (1 Menit) | Shuttle Run (Detik) | Nilai |
| 3.444 | 17 | 40 | 42 | 1,620 | 100 |
| 3.232 | 16 | 38 | 39 | 1,700 | 90 |
| 3.062 | 14 | 35 | 36 | 1,750 | 80 |
| 2.809 | 12 | 33 | 32 | 1,800 | 70 |
| 2.597 | 11 | 30 | 29 | 1,850 | 60 |
| 2.386 | 9 | 28 | 25 | 1,900 | 50 |
| 2.174 | 8 | 25 | 20 | 1,960 | 40 |
| 1.962 | 6 | 21 | 16 | 2,010 | 30 |
| 1.750 | 4 | 16 | 12 | 2,060 | 20 |
- Wanita
| Lari 12 Menit (Meter) | Chinning (1 Menit) | Sit Up (1 Menit) | Push Up (1 Menit) | Shuttle Run (Detik) | Nilai |
| 3.095 | 50 | 50 | 37 | 1,760 | 100 |
| 2.950 | 45 | 48 | 35 | 1,820 | 90 |
| 2.850 | 40 | 45 | 33 | 1,870 | 80 |
| 2.700 | 35 | 42 | 31 | 1,920 | 70 |
| 2.500 | 30 | 38 | 28 | 1,980 | 60 |
| 2.300 | 25 | 34 | 25 | 2,030 | 50 |
| 2.100 | 20 | 30 | 22 | 2,080 | 40 |
| 1.900 | 15 | 26 | 18 | 2,130 | 30 |
| 1.700 | 10 | 22 | 15 | 2,180 | 20 |
- PKNSTAN (Politeknik Keuangan Negara STAN)
PKN STAN memiliki standar tes kebugaran yang relatif lebih ringan dibandingkan sekolah kedinasan semi-militer seperti IPDN atau STIN. Meski begitu, tes fisik tetap menjadi tahapan penting untuk memastikan peserta memiliki kondisi tubuh yang sehat dan bugar selama menjalani pendidikan.- Tes yang Biasanya Diujikan
- Push-up
- Sit-up
- Shuttle run
- Lari (pada beberapa seleksi tertentu)
- Acuan Skor Aman Tes Fisik PKN STAN
- Tes yang Biasanya Diujikan
| Jenis Tes | Target Pria | Target Wanita |
| Push-up (1 menit) | 30–35 kali | 25–30 kali |
| Sit-up (1 menit) | 30–43 kali | 28 kali |
| Shuttle run | 15–18 detik | 17–20 detik |
| Lari | 2.000–3.507 meter | 1.600–2.630 meter |
- STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
STMKG merupakan salah satu sekolah kedinasan di bawah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang turut menerapkan tes kebugaran dalam proses seleksi calon taruna. Tahapan tes fisik ini dilakukan untuk memastikan peserta memiliki stamina, kondisi tubuh, serta tingkat kebugaran yang baik selama menjalani masa pendidikan.- Jenis Tes Fisik yang Diujikan di STMKG
Beberapa tes kebugaran yang biasanya muncul dalam seleksi STMKG antara lain:- Lari 12 menit atau Cooper Test 2.400 meter
- Push-up
- Sit-up
- Shuttle run
- Pemeriksaan kesehatan dan postur tubuh
- Target Skor Aman Tes Fisik STMKG
- Jenis Tes Fisik yang Diujikan di STMKG
| Jenis Tes | Target Pria | Target Wanita | Kategori Nilai |
| Lari 12 Menit | 2.400–2.500 meter | 2.000–2.200 meter | Nilai aman / sekitar 80 |
| Push-Up (1 Menit) | 35–40 kali | 20–30 kali | Kategori baik |
| Sit-Up (1 Menit) | 35–40 kali | 25–35 kali | Kategori baik |
| Shuttle Run | 16–17 detik | 17–18 detik | Kategori baik |
- Perkiraan Nilai yang Menjadi Acuan Lolos
| PRIA | WANITA | KLASIFIKASI | NILAI |
| < 8,37 | < 11,50 | Terlatih | 100 |
| 8,37 – 09,40 | 11,50 – 12,29 | Sangat Baik | 90 |
| 9,41 – 10,48 | 12,30 – 14,30 | Baik | 80 |
| 10,49 – 12,10 | 14,31 – 16,54 | Sedang | 70 |
| 12,11 – 15,30 | 16,55 – 18,30 | Kurang | 60 |
| > 15,31 | > 18,31 | Sangat Kurang | 50 |
Walaupun standar tes fisik STMKG tidak seketat sekolah kedinasan semi-militer seperti IPDN atau STIN, peserta tetap dianjurkan menjaga kondisi tubuh dan rutin berlatih agar mampu memperoleh nilai aman selama proses seleksi berlangsung.
- Poltek SSN (Politeknik Siber dan Sandi Negara)
Poltek SSN merupakan salah satu sekolah kedinasan yang menerapkan standar kebugaran fisik cukup tinggi dalam proses seleksi. Hal ini karena sistem pendidikan di Poltek SSN bersifat semi-militer dan menuntut disiplin fisik serta stamina yang baik selama masa pendidikan.- Jenis Tes Fisik yang Diujikan
Beberapa tes kebugaran yang biasanya muncul dalam seleksi Poltek SSN meliputi:- Lari 12 menit
- Push-up dan sit-up
- Pull-up atau chinning
- Shuttle run
Penilaian tes fisik Poltek SSN umumnya berfokus pada daya tahan tubuh, kekuatan otot, serta kemampuan fisik bagian atas atau upper body peserta
- Acuan Nilai Aman Tes Fisik Poltek SSN
Untuk memperoleh nilai yang kompetitif dan terhindar dari sistem gugur dalam seleksi Poltek SSN, calon taruna disarankan mencapai standar kebugaran fisik berikut:
- Jenis Tes Fisik yang Diujikan
| Jenis Tes | Target Pria | Target Wanita |
| Lari 12 Menit (Cooper Test) | Minimal 3.000 meter Target aman di atas 3.444 meter | Minimal 2.500 meter Target aman di atas 3.000 meter |
| Pull-Up / Chinning (1 Menit) | 10–12 kali dengan teknik sempurna | 40–50 kali gerakan |
| Sit-Up (1 Menit) | 40–50 kali | 40–50 kali |
| Push-Up (1 Menit) | 40–50 kali | 40–50 kali |
| Shuttle Run | Sekitar 16–17 detik | Sekitar 17–18 detik |
Selain tes kesamaptaan, peserta juga perlu memperhatikan persyaratan kesehatan dan kondisi fisik lainnya agar dapat memenuhi standar seleksi Poltek SSN secara keseluruhan.
- POLSTATSTIS (Politeknik Statistika STIS)
POLSTAT STIS atau Politeknik Statistika STIS merupakan sekolah kedinasan di bawah Badan Pusat Statistik (BPS) yang lebih berfokus pada kemampuan akademik dan analisis data. Karena itu, standar tes fisik STIS tidak seketat sekolah kedinasan semi-militer seperti IPDN atau STIN.Meski demikian, peserta tetap wajib memiliki kondisi tubuh yang sehat dan prima untuk mengikuti seluruh rangkaian pendidikan selama masa perkuliahan.- Tes yang Biasanya Dilakukan
Tes kebugaran POLSTAT STIS dilakukan dengan metode naik turun tangga selama 5 menit. Peserta pria menggunakan tangga dengan tinggi 44 cm, sedangkan peserta wanita menggunakan tangga setinggi 33 cm. Penilaian dilihat dari kemampuan peserta dalam menyelesaikan gerakan selama waktu yang telah ditentukan.
Tes fisik menjadi salah satu tahapan penting yang tidak boleh dianggap sepele dalam seleksi sekolah kedinasan. Setiap instansi memiliki standar kesamaptaan yang berbeda, mulai dari IPDN, STIN, Poltek SSN, STMKG, hingga PKN STAN dan POLSTAT STIS.
- Tes yang Biasanya Dilakukan
Karena itu, calon peserta perlu memahami jenis tes dan target nilai yang harus dicapai agar persiapan latihan bisa dilakukan lebih maksimal. Mulai dari lari 12 menit, push-up, sit-up, pull-up, hingga shuttle run, seluruh komponen tes membutuhkan stamina, konsistensi latihan, dan teknik yang benar. Dengan menjadikan skor tes fisik tiap kedinasan sebagai acuan latihan, peluang untuk mendapatkan nilai aman dan lolos seleksi tentu akan semakin besar. Selain fokus pada materi SKD dan akademik, menjaga kebugaran tubuh sejak jauh hari juga menjadi kunci penting untuk menghadapi persaingan ketat masuk sekolah kedinasan impian.
REFERENSI
Bimbel Kedinasan. (n.d.). Skor yang harus didapatkan saat seleksi kesamaptaan sekolah kedinasan. Retrieved July 24, 2026, from https://bimbel-kedinasan.com/blog/skor-yang-harus-didapatkan-saat-seleksi-kesamaptaan-sekolah-kedinasan/
Bimbel Priority. (n.d.). Tes fisik dan kebugaran syarat wajib lolos seleksi sekolah kedinasan. Retrieved July 24, 2026, from https://bimbelpriority.co.id/tes-fisik-dan-kebugaran-syarat-wajib-lolos-seleksi-sekolah-kedinasan/
Politeknik Perkeretaapian Indonesia. (2023). Pedoman tes kesamaptaan Sipencatar PPI Madiun tahun 2023 [PDF]. https://ppi.ac.id/wp-content/uploads/2023/06/PEDOMAN_TES_KESAMAPTAAN_SIPENCATAR_PPI_MADIUN_TAHUN_2023.pdf
Studikedinasan.id. (n.d.). Informasi sekolah kedinasan dan tes fisik seleksi. Retrieved July 24, 2026, from https://studikedinasan.id
YouTube. (n.d.). Tes kesamaptaan sekolah kedinasan [Video]. Retrieved July 24, 2026, from https://www.youtube.com/watch?v=g9Kz-vF-jXc&t=2


